Bekasi Online

Polisi Belum Bisa Mintai Keterangan Saksi Kunci Pembunuhan Guru SMKN 33

Ilustrasi
Ilustrasi

POSBEKASI.COM – Polsek Jatiasih, Polresta  Bekasi Kota, belum dapat mengorek keterangan pembantu guru SMKN 33 Kepala Gading Jakarta, Nurdin (52), pada Rabu (13/4/2016).

“Saksi kuncinya adalah pembantu korban bernama Atun (40) yang menyaksikan langsung kejadian pembunuhan itu. Namun, sampai pagi tadi kondisi korban masih kritis,” kata Kapolsek Jatiasih Kompol Aslan, Jumat (15/4/2016).

Saat ini Atun masih dalam perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, akibat luka pendarahan dibagian kepala.

Sehingga sulit bagi polisi untuk mendapatkan keterangan. Atun sebagai saksi satu-satunya itu kini menjalani operasi oleh tim medis RS Polri.

“Kondisinya sekarang masih kritis, kami belum bisa menggali keterangan daei Atun,” kata Aslan.

Aslan menyatakan, pihaknya tetap melakukan  pencarian pelaku pembunuhan Nurdin ke sejumlah kawasan di Jawa Tengah.

Korban ditemukan tewas di dalam mobil dengan luka cekikan di leher. “Kami masih mengejar pelakunya,” katanya.

Menurutnya,  pengejaran saat dilakukan kepada sopir pribadi korban bernama Herman karena yang bersangkutan ada di lokasi saat kejadian pembunuhan berlangsung.

“Yang bersangkutan posisinya selalu berpindah-pindah. Kami masih kejar,” ujarnya.

Kasus pembunuhan itu berlangsung di rumah korban, Kompleks Pemda, Jalan Arjuna 1B, Nomor 32, Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.[IDH]

BEKASI TOP