Bekasi Online

Bekasi Gandeng Telkom

Gedung Telkom Indonesia di Bandung.[YAN]
Gedung Telkom Indonesia di Bandung.[YAN]
POSBEKASI.COM – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, mulai menggandeng sejumlah perusahaan teknologi telekomunikasi dalam upaya meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik di wilayah setempat.

“Saat ini yang sudah bergabung di antaranya media sosial Qlue, PT Telkom, Akses Prima untuk penyediaan jaringan, dan sejumlah penyedia layanan layanan telekomunikasi lainnya,” kata Kepala Dinas Tata Kota Bekasi Koswara di Bekasi, kemaren.

Dia menjelaskan masing-masing perusahaan tersebut menyediakan sejumlah kebutuhan layanan berupa fisik maupun material melalui program kerja “Smart City” yang saat ini tengah digarap oleh pihaknya bersama 43 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.

Layanan tersebut terintegrasi dalam fasilitas Patriot Operation Center (POC) di ruang kerja Wali Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani Nomor 1, Bekasi Selatan.

Vice Presiden Marketing Qlue Ivan Tigana mengatakan Kota Bekasi menjadi kota kedua setelah Jakarta dalam pemanfaatan teknologi media sosial Qlue.

“Kami berperan sebagai penyedia layanan media sosial laporan masyarakat yang dapat dimanfaatkan Pemkot Bekasi untuk improvisasi layanan kepada masyarakat,” katanya.

Lewat #BERANIBERUBAH, Qule diharapkan dapat mendukung Kota Bekasi sebagai “Kota Perubahan” dengan menularkan inspirasi kepada kota-kota lainnya di Indonesia.

Adapun aspirasi masyarakat Kota Bekasi yang kini terhimpun dalam aplikasi Qlue periode 11 November 2015-3 Maret 2016 tercatat ada lima kategori permasalahan tertinggi di wilayah itu yang mendesak dibenahi.

“Di antaranya, iklan liar, pelanggaran aturan daerah, sampah, jalan rusak, dan fasilitas umum,” katanya.

Dia mengatakan dari total 2.216 laporan yang masuk ke Qlue, ada tiga permasalahan yang paling banyak disoroti masyarakat, yakni iklan liar 673 laporan, pelanggaran aturan 452 laporan, dan sampah 285 laporan.

“Kita senang karena Qlue menawarkan kesempatan untuk menjalin kerja sama dengan Pemkot Bekasi dan menjadi bagian dalam program ‘Smart City’,” katanya.[ANT/SAH/FER]

BEKASI TOP