Bekasi Online

Bekasi Minta Tambah Hibah Perbatasan Rp400 M ke DKI Jakarta

POSEBKASI.COM – Pemerintah Kota Bekasi, berencana mengajukan tambahan dana hibah untuk pengembangan infrastruktur wilayah perbatasan sebesar Rp400 miliar kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

“Perencanaan awal yang kami ajukan pada 2015 sebesar Rp100 miliar. Tapi dari hasil komunikasi, akan kami tingkatkan usulannya menjadi Rp400 miliar,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi Tri Adiyanto di Bekasi, Selasa (17/2/2015).

Menurut Tri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru menyetujui bantuan hibah pada 2015 sebesar Rp98,8 Miliar.

Namun dana itu dinilai tidak mencukupi untuk membantu mengatasi persoalan banjir di Jakarta.

Dikatakan Tri, dana bantuan itu hanya mampu membangun dan memperbaiki beberapa infrastruktur.

Kegiatan itu di antaranya pelebaran Jalan KH Noer Alie sebesar Rp60 miliar lebih, dan pelebaran jembatan Jalan Joyomartono Rp30 miliar lebih.

“Anggaran itu belum menjangkau penanggulangan banjir di kedua wilayah (Bekasi dan Jakarta),” katanya.

Dalam perencanaan pemanfaatan dana hibah yang telah disusun Pemkot Bekasi, tidak hanya mengatasi persoalan kemacetan lalu lintas, tapi juga persoalan banjir dan sampah di wilayah perbatasan.

“Kita juga berniat memperbaiki sistem kerja sama distribusi sampah dari DKI ke Bantargebang dengan memperbaiki akses jalannya,” katanya.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga membutuhkan anggaran untuk mengatasi persoalan banjir seperti yang terjadi di Kompleks Dosen IKIP, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih.

“Terkait banjir, kita buat akan buat kolan retensi untuk penyempurnaan penampungan air. Kita butuh bantuan DKI untuk realisasi program itu,” kata Tri.

Pemkot Bekasi juga berencana akan memanfaatkan dana hibah DKI itu untuk proyek percepatan pembangunan jalan perbatasan di bagian selatan dan kawasan Kalimalang.

“Untuk di Selatan kita mau melakukan penigkatan Jalan Pangeran Jayakarta yang merupakan akses alternatif menuju Jakarta Timur,” katanya.

“Setelah kami lakukan kajian, ternyata kebutuhan dananya hampir Rp78 miliar di Jalan Pangeran Jayakarta,” katanya.(ant/feri)

BEKASI TOP