
BEKASI KABUPATEN, POSBEKASI.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa yang dijadwalkan serentak pada Ahad, 20 September 2026, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bekasi secara resmi mengeluarkan seruan moral agar pesta demokrasi tingkat desa tersebut berjalan dengan aman, damai, bermartabat, serta jauh dari potensi perpecahan antartetangga akibat perbedaan dukungan politik.
Ketua MUI Kabupaten Bekasi, KH Prof. Mahmud, menegaskan bahwa dinamika dan perbedaan pilihan di bilik suara merupakan hal yang lumrah dalam negara demokrasi, sehingga imbauan krusial ini dituangkan secara resmi melalui surat MUI Kabupaten Bekasi Nomor 05/MUI/KAB-BKS/IX/2026 tentang Pilkades Damai.
“Kami mengimbau seluruh umat Islam dan masyarakat Kabupaten Bekasi untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik dan bertanggung jawab, sesuai dengan pilihannya masing-masing,” ujar KH Mahmud, Rabu (16/9/2026).
Pihak lembaga ulama tersebut mengingatkan agar warga tidak mudah terprovokasi hingga mengorbankan tali persaudaraan, kerukunan sosial, maupun keharmonisan desa hanya demi memenangkan calon tertentu.
“Mari kita menjaga persatuan dan kesatuan, ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah di atas perbedaan pilihan,” tegasnya.
Di samping itu, MUI Kabupaten Bekasi juga secara khusus menyoroti kerawanan pelanggaran etika dan hukum yang kerap mencuat selama kontestasi pemilihan, seperti praktik politik uang, fitnah, dan penyebaran berita bohong.
“Hindari politik uang, ujaran kebencian dan hoaks. Perbedaan pilihan harus kita hormati sebagai bagian dari demokrasi yang bermartabat,” katanya.
Masyarakat pun didorong agar menggunakan hak suara secara cerdas dengan meneliti rekam jejak, moralitas, serta komitmen para kandidat calon kepala desa terhadap kemajuan wilayah mereka.
“Pilihlah pemimpin yang beriman, bertakwa, jujur, amanah, adil dan peduli terhadap kemaslahatan umat,” ungkapnya.
Seluruh elemen masyarakat bersama para pemangku kepentingan juga diajak untuk aktif berkolaborasi menjaga stabilitas keamanan agar seluruh asas pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil benar-benar terwujud.
“Kami berharap seluruh masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban sehingga Pilkades Kabupaten Bekasi berjalan damai dan bermartabat,” tuturnya.
Melalui seruan komprehensif ini, seluruh rangkaian pemilihan diharapkan mampu melahirkan figur pemimpin desa yang amanah, berintegritas tinggi, serta membawa kesejahteraan bagi masyarakat luas.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan menghadirkan pemimpin terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bekasi,” pungkasnya. [gha]

