Posbekasi

Disdik Jabar Nonaktifkan Guru SMAN 1 Pamanukan Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

Ilustrasi

BANDUNG, POSBEKASI.com – Dinas Pendidikan Jawa Barat mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan seorang guru di SMA Negeri 1 Pamanukan, Kabupaten Subang, yang diduga terlibat kasus kekerasan seksual terhadap peserta didik.

“Kami memastikan setiap dugaan pelanggaran yang terjadi di lingkungan satuan pendidikan ditangani secara serius sesuai ketentuan yang berlaku. Yang paling utama adalah memastikan peserta didik mendapatkan perlindungan, rasa aman, serta lingkungan belajar yang nyaman,” tegas Kadisdik Jabar, Purwanto, dikutip dalam keterangannya, Ahad (13/9/2026).

Selain dicopot dari posisinya sebagai wakil kepala sekolah, oknum guru tersebut kini berstatus bebas tugas sambil menunggu penetapan sanksi disiplin resmi dari instansi berwenang.

“Proses penanganan harus dilakukan secara objektif, sesuai prosedur, dan tetap mengedepankan kepentingan serta perlindungan peserta didik,” terangnya lebih lanjut.

Pihak Dinas Pendidikan Jawa Barat memastikan penanganan kasus ini berjalan sesuai ketentuan hukum dan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar sekolah kembali menjadi lingkungan yang aman serta bebas dari segala bentuk kekerasan. [amh]

BEKASI TOP