Posbekasi

Antisipasi Karhutla dan Kekeringan, DPRD Jabar Ajak Warga Perketat Pengawasan Lingkungan

Ilustrasi – Kebakaran hutan dan lahan yang merebak di musim pancaroba ekstrem. Posbekasi.com / Dokumentasi.

BANDUNG, POSBEKASI.com — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Syharir, SE, M.I.Pol., mengeluarkan peringatan keras sekaligus seruan siaga darurat menyusul masifnya ancaman kebakaran hutan dan lahan serta cuaca pancaroba ekstrem yang melanda berbagai wilayah di Jawa Barat.

“Situasi lingkungan di Jawa Barat saat ini berada pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan dan menuntut kesiapsiagaan total dari semua pihak,” ujar Syharir menanggapi data darurat bencana, dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).

Berdasarkan data penanggulangan bencana hingga September 2026, tercatat sebanyak 264 kejadian karhutla telah meluas dengan total lahan terbakar mencapai 416,08 hektare yang tersebar di 21 kabupaten/kota, 137 kecamatan, serta 252 desa/kelurahan, dengan dominasi di Sumedang, Ciamis, Bandung, Subang, dan Majalengka, serta diperparah oleh insiden di TNGC Kuningan seluas 40 hektare dan krisis kekeringan yang meluas ke 205 kecamatan.

“Pemerintah pusat melalui Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan atensi dan ketegasan langsung dalam penanganan karhutla, dan hal itu harus kita terjemahkan secara nyata di tingkat daerah,” tegas Syharir menyoroti langkah cepat penanganan nasional di Kalimantan.

Selain membutuhkan tambahan personel, peralatan pemadaman yang memadai, serta dukungan logistik yang berkelanjutan dari lintas sektor, efektivitas penanggulangan bencana ini sangat bergantung pada kedisiplinan dan kepedulian masyarakat di lapangan.

“Saya instruksikan kepada seluruh warga agar tidak sekali-kali membuka lahan dengan cara membakar, menghentikan kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan di area kering, serta segera melaporkan potensi titik api kepada aparat atau BPBD terdekat,” kata Syharir.

“Satu api kecil di musim pancaroba ini adalah awal dari bencana besar yang bisa merenggut ruang hidup, sumber air, dan keselamatan kita bersama, mari jaga hutan dan lahan Jawa Barat sebagai titipan anak cucu kita,” tutup Syharir. [adk]

BEKASI TOP