Posbekasi

Polda Metro Jaya Bongkar Lab Clandestine Etomidate Jaringan Internasional, Gagalkan Peredaran Ribuan Cartridge

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David, menyampaikan keberhasilan membongkar laboratorium rahasia (clandestine laboratory) produksi cartridge vape ilegal berisi zat narkotika golongan II jenis etomidate. Pengungkapan jaringan internasional ini melibatkan seorang warga negara asing asal China, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/8/2026). Posbekasi.com / Ismail Hasibuan.

JAKARTA, POSBEKASI.com — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar laboratorium rahasia (clandestine laboratory) produksi cartridge vape ilegal berisi zat narkotika golongan II jenis etomidate. Pengungkapan jaringan internasional ini melibatkan seorang warga negara asing asal China.

Kasus ini berawal dari serangkaian penindakan aparat kepolisian di wilayah Tangerang, Ahad (9/8/2026), hingga berkembang ke sebuah unit apartemen di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, yang disamarkan sebagai tempat tinggal biasa untuk meracik narkotika.

“Polda Metro Jaya mengungkap tindak pidana narkoba jaringan internasional yang melibatkan warga negara China. Apartemen tersebut digunakan sebagai tempat produksi narkotika golongan II jenis etomidate,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/8/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, sindikat ini telah beroperasi kurang lebih selama satu bulan dengan estimasi tiga kali transaksi penjualan yang mencapai total 15.000 cartridge di wilayah hukum Polda Metro Jaya melalui sistem drop point dan media sosial.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyita 350 cartridge siap edar beserta 2,8 kilogram bahan baku impor asal Vietnam yang jika diolah utuh berpotensi memproduksi hingga 14.000 cartridge etomidate tambahan.

“Kami juga menemukan bahan baku yang diduga diimpor dari Vietnam. Seluruh barang bukti, termasuk peralatan pendukung produksi, telah diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Penyidik saat ini masih mendalami jejaring pemasok, alur distribusi, serta pihak-pihak lain yang terafiliasi dengan sindikat internasional tersebut. Polisi juga mengimbau publik agar waspada dan proaktif melaporkan tindak kejahatan narkoba di lingkungan sekitar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Peran keluarga dan lingkungan sangat penting untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” pungkasnya.

 

Pewarta/Editor: Ismail Hasibuan

BEKASI TOP