Posbekasi.com

Tri Adhianto Minta Kader Taruna Melati Menjadi Organisasi Berkualitas

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto pada pembukaan pelatihan Gabungan Kader Taruna Melati 1, di SMA Muhammadiyah 9 Kota Bekasi,Kamis (1/8/2019).[IST]
POSBEKASI.COM | KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono membuka acara pelatihan Gabungan Kader Taruna Melati 1 bertema “Meningkatkan Kualitas Kader Untuk Organisasi Yang Berkualitas”,  di SMA Muhammadiyah 9 Kota Bekasi Jalan KH Mangunsarjoro, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (1/8/2019).

Pelatihan Kader Taruna Melati I proses pembentukan character kader (character building), yaitu, siddiq, tabligh, amanah, fathonah, sebagai upaya penanaman nilai-nilai dasar pergerakan dan perjuangan Ikatan sebagaimana dalam tujuan IPM dan Muhammadiyah.

Tujuan khusus, menjadikan proses transformasi kesadaran keimanan dan keislaman kader yang manifes dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari kesadaran akan pribadi, kelompok dan masyarakat, kesadaran akan dasar-dasar ke IPM-an dan Kemuhammadiyahan sebagai gerakan Islam dan sosial sebagaimana dalam maksud dan tujuan organisasi.

Tri Adhianto dalam sambutannya berpesan kepada para kader Taruna Melati I untuk dapat membentuk suatu organisasi untuk menjadi organisasi yang berkualitas.

Membentuk atau membangun satu organisasi berkualitas tidaklah mudah, ada beberapa poin penting yang harus ditanamkan.

“Yang pertama, ini merupakan poin wajib yaitu harus punya visi dan misi, visi adalah cita-cita, mimpi dan harapan, dan misi adalah sesuatu hal yang harus di kerjakan. Kedua harus mempunyai tujuan yang jelas, jelas peruntukannya, jelas maksudnya. Ketiga terdapat struktur organisasi yang terarah, Struktur organisasi adalah bagaimana pekerjaan dibagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan secara formal. Keempat adalah Komunikasi, dan yang kelima harus Memiliki kompetensi atau dapat bersaing dengan organisasi organisasi yang lain,” terang Tri.

Ia juga berpesan untuk anak-anak muda generasi penerus bangsa untuk peka terhadap lingkungan, warisan budaya, dan bangga terhadap produk negeri sendiri.

“Sebagai calon penerus, di zaman kalian nanti akan lebih berat lagi persaingan-persaingan di dunia luar, pesan bapak kalian harus jadi kompetitor yang kuat, yang kreatif, yang handal, dan berikan inovasi inovasi terbaik untuk memajukan bangsa ini,” ujarnya.

“Mulailah untuk peduli dengan sekelilingmu, karena semua berawal dari hal hal yang kecil, lestarikan warisan budaya leluhur kalian. dan yang paling penting adalah berlaku, berulah, dan berucap yang positif,” tambah Tri. [ISH/POB]

BEKASI TOP