
Di partai final kompetisi U-15, Akademi Persib Cimahi bermain imbang 1-1 melawan Prima Con di waktu normal 2×30 menit. Gol yang dicetak pemain Akademi Persib Cimahi, David pada menit ke-22 disamakan oleh tendangan penalti Zakwan di menit ke-45.
Penentu juara pun dilakukan melalui adu penalti. Di babak ini, Akademi Persib Cimahi akhirnya menang 4-3 setelah Rafi, Ronaldo, David dan Rendi sukses menuntaskan tugasnya. Sedangkan tiga eksekutor Prima Con yang sukses, yaitu Zakwan, Adara dan Adit.
Pelatih Akademi Persib Cimahi Sendi Oktavian mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya, meskipun di final harus bersusah payah mengalahkan Prima Con.
“Saya siapkan dua hari untuk mengasah anak-anak dalam hal adu penalti. Alhamdulillah, ada kemajuan dan saya merasa puas membawa tim menjadi juara karena selama kompetisi ini kami tidak terkalahkan, baik untuk U-15 dan U-13,” kata Sendi setelah pertandingan.
Pemandangan berbeda tampak di kompetisi U-13. Akademi Persib Cimahi menang mudah 3-0 atas Panama di partai puncak. Gol di laga berdurasi 2×25 menit ini dicetak Rizky (19′), M. Gaos (31′) dan Geri (38′).
Sendi mengungkapkan, gelar juara di kompetisi Askot PSSI Kota Cimahi kelompok usia U-13 ini menjadi obat atas hasil mengecewakan di turnamen Piala Menpora. Ia pun memuji seluruh pemainnya yang tampil baik di pertandingan final.
”Setelah di Piala Menpora, saya langsung beri pemain U-13 motivasi. Alhamdulillah mereka bisa menerapkan instruksi dengan baik. Kami unggul lebih dulu, yang membuat kepercayaan diri pemain bertambah sehingga, bisa tambah dua gol di menit-menit akhir laga,” terangnya.[Persib]

