Posbekasi.com

Monitoring Jembatan Warung Belut, DPRD Jabar: Jalan Kabupaten Bekasi Belum Terintegrasi

Komisi IV DPRD Jabar melakukan monitoring pelebaran jalan di Kabupaten Bekasi, Rabu 10 Oktober 2018.[IST]
POSBEKASI.COM | KABUPATEN BEKASI – Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau pelebaran Jembatan Warung Belut ruas jalan Cibarusah-Mekarmukti, Kabupaten Bekasi.

Pada ruas jalan tersebut terdapat 9 jembatan dengan panjang 212 meter dengan kontruksi umumnya dari beton dan salah satunya Jembatan Warung Belut yang pada TA 2018 lalu dilakukan pelebaran.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Wiwin Winingsih, mengatakan monitoring pelebaran jembatan jalur cibarusah tersebut sangat vital sebagai akses menuju Kabupaten Bekasi. Pasalnya, akses jembatan yang sebelumnya tidak memadai untuk alur maupun volume kendaraan yang akan melewati jalur tersebut.

“Dengan dilakukan pelebaran jembatan ini mudah-mudahan bisa memecah kemacetan di jalur ini untuk akses ke daerah lainnya di Kabupaten Bekasi,” kata Wiwin di Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Rabu 10 Oktober 2018.

KLIK : DPRD Jabar: Festival Kebudayaan Harus Menggaung di Tingkat Internasional

Dikatakannya, lebar jembatan hanya lebar 5,3 meter, setelah pelebaran bertambah menjadi 7 meter. Sebelum pelebaran, satu lajur untuk satu kendaraan kecil saja dan harus saling bergantian untuk melewati jembatan tersebut. Sehingga kendaraan lainnya memilih jalan alternative yang sama dan itu diantaranya yang menimbulkan kemacetan.

“Dulu satu mobil saja sekarang sudah bisa dua mobil melaluinya tidak usah saling tunggu,” kata politisi Dapil Kabupaten Bekasi ini.

Sementara itu, KSUP Wilayah Kabupaten Bekasi, Maman Firmansyah, berharap untuk Tahun Anggaran 2019 pihaknya mengusulkan pelebaran jalan dari jalur Cibarusah-Cibucil yaitu 2×7 meter.

Hal itu untuk mengantisipasi dan memecah kemacetan yang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bekasi. “Target kami di tahun depan yaitu pelebaran jalan dari cibarusah-cibucing yaitu 2x7m, mudah mudahan bisa terealisasi,” kata Maman.[REL/POB]

BEKASI TOP