Posbekasi.com

Masyaallah, Cawalkot Bekasi Ini Tak Hanya Kaya Harta Tapi Bersahaja

Adhy Firdaus mencium tangan seorang Nenek saat bersilaturahim dengan warga RW02 Kelurahan Medan Satria, Rabu 14 Maret 2018.[FB Nur Firdaus]
posBEKASI.com, BEKASI – Tampil sederhan dan bersahaja. Itulah gaya calon Wakil Walikota Bekasi Adhi Firdaus Saady yang maju mendampingi calon Walikota Bekasi Nur Supriyanto, hanya diusung dua partai politik yakni PKS-Gerindra.

Dibalik kesederhanaannya Adhy Firdaus memiliki harta yang “berlimpah”, yakni Rp61.175.060.290. Meski harta kekayaannya jauh dibandingkan kekayaan pasangan calon lainnya, ternyata di balik itu Adhy Firdaus memiliki kekayaan melebihi hartanya yakni, “kebersahajaan”.

Ya, kebersahajaan dan rasa hormatnya kepada orang tua dan kaum papah itulah kekayaan yang hakiki bagi Ayah dua anak ini yang kerab lebih dulu menyapa dan memberi salam pada orang yang ditemuinya.

Adhy Firdaus mencium tangan seorang Nenek saat menghadiri Majelis Ta’lim Sholahul Bahriyyah, di Jalan Raya Seroja, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Jumat 16 Maret 2018.[FB Nur Firdaus]
Putra asli Bekasi kelahiran 16 April 1962, dan dibesarkan di Bekasi, awalnya meraih gelar sarjana muda di Sekolah Tinggi Teknologi Mandala Bandung pada 1984.

Lebih menakjubkan, Adhy Firdaus yang pernah mengenyam pendidikan di Amerika Serikat di dua universitas sekaligus, Wichita State University dan Friends University, sama sekali tidak merubah gaya hidup dan pergaulannya menjadi “kebarat-baratan”.

Adhy Firdaus tetap menjadi ornag Bekasi yang tahu adat istidat dan tutur sapa hingga membawa dirinya menjadi pengusaha sukses. Pada tahun 1990-1995 ia menjadi Direktur PT Sadari Adiputra Utama yang bergerak di bidang pengembangan real estate.

Adhy Firdaus mencium tangan seorang Ibu saat bersilaturahim dengan warga RW02 Kelurahan Medan Satria,[FB Nur Firdaus]
Berkat keuletannya, ia pun mengembangkan usaha lainnya di bidang perjalanan wisata, media, ekspor-impor, pendidikan, dan garmen.

Hal inilah yang membawanya hingga ke puncak karir sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat pada 1998, dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bekasi 1995-2000, hingga tahun 2012 Adhy Firdaus  pernah digadang-gadang sebagai calon Bupati Bekasi.

Baginya, semua itu hanya perjalanan hidup tidak membuat dia lupa diri. Terlebih lagi ia tahu betul bagaimana menghormati orang yang lebih tua dan menghargai sesama.

Adhy Firdaus ketika mengunjungi dan mendokan Alhabib Hasyim Ubaidillah bin Muhammad Al-bahar yang tengah sakit terbaring di tempat tidur.[FB Nur Firdaus]
Meski luput dari sorotan dan publikasi media, Posbekasi.com mencoba menelusuri “aksi” kampanyenya sebagai Cawalkot Bekasi.

Dari akun Facebook “Nur Firdaus”, Posbekasi.com menemukan rekam jejak kebersahajaan Adhy Firdaus, dan mengambil beberapa fotonya.

Seperti tiga potretnya saat mencium tangan wanita tua sebagai penghormatan pada seorang ibu, dan mengunjungi serta mendoakan seorang bapak yang tengah sakit berbaring di tempat tidurnya.[POB1]

BEKASI TOP