
BEKASI KOTA, PPSBEKASI.com – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung penataan serta proses renovasi Blok 2 Pasar Baru pasca-relokasi pedagang dari Jalan Prof. Moh. Yamin guna memastikan aktivitas perdagangan berjalan lancar dan mendengarkan langsung keluhan para pedagang terkait harga sewa serta sepinya pengunjung.
“Penataan pasar harus dilakukan dengan melihat kondisi dan keberlangsungan pedagang. Kita tidak hanya membenahi bangunannya, tetapi juga harus mendengarkan apa yang menjadi keluhan mereka, termasuk soal harga sewa dan aktivitas pengunjung,” ujar Tri Adhianto saat melakukan peninjauan, Jumat (28/8/2026).
Pemerintah Kota Bekasi bersama PT Mitra Patriot (PTMP) segera menggelar rapat koordinasi lanjutan pada Senin mendatang untuk mengkaji penyesuaian tarif sewa lapak yang saat ini dikeluhkan berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp700 ribu per bulan.
“Kita akan diskusikan untuk mencari solusi terbaiknya. Targetnya bukan hanya pasar menjadi lebih tertata, tetapi bagaimana pedagang bisa berusaha dengan nyaman dan pengunjung kembali ramai datang ke Pasar Baru,” katanya.
Keluhan terkait menurunnya jumlah pengunjung dan tingginya beban sewa sebelumnya juga disuarakan langsung oleh para pedagang di lokasi, salah satunya disampaikan oleh Berlan (54) yang mewakili aspirasi pedagang pasar.
“Kami para pedagang berharap pasar semakin ramai dan kembali laris dagangannya. Kalau tempatnya sudah diperbaiki, kami juga berharap harga sewanya bisa disesuaikan agar tidak terlalu memberatkan pedagang,” ungkap Berlan.
Pemkot Bekasi berkomitmen untuk terus mengawal pembenahan Pasar Baru secara bertahap, tidak hanya dari aspek fisik bangunan, tetapi juga merumuskan strategi jitu agar pusat perdagangan tersebut kembali menjadi magnet keramaian warga.
Pewarta/Editor: Ika Pudiarti

