Posbekasi.com

Demo LSM Trinusa Seret Nama Mantan Pj Bupati, Polres Metro Bekasi Redam Ketegangan

 

Polres Metro Bekasi bersama Polsek Cikarang Pusat memastikan jalannya aksi unjuk rasa yang digelar oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Triga Nusantara Indonesia (LSM Trinusa) berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif di Gerbang Patung Golok, Kompleks Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Selasa (19/5/2026). Posbekasi.com / Ismail Hasibuan

POSBEKASI.com, BEKASI KABUPATEN – Jajaran kepolisian gabungan Polres Metro Bekasi bersama Polsek Cikarang Pusat memastikan jalannya aksi unjuk rasa yang digelar oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Triga Nusantara Indonesia (LSM Trinusa) berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Aksi penyampaian pendapat di muka umum tersebut berlangsung di Kompleks Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Selasa (19/5/2026).

Aksi pengamanan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga 13.25 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh, S.H., M.H., selaku Kepala Pengamanan Objek (Kapam Objek). Guna memastikan stabilitas keamanan dan kelancaran jalannya pelayanan publik, sebanyak 225 personel gabungan diterjunkan ke lapangan. Kekuatan tersebut terdiri atas 120 personel Gabungan Reserse dan Polsek Rayon, 80 personel Brimob Batalyon D Pelopor, 15 personel Satpol PP, serta 10 personel Pamdal Pemda Kabupaten Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran ratusan personel tersebut merupakan bentuk komitmen institusinya dalam melayani pengamanan bagi setiap warga negara yang ingin menyuarakan pendapatnya secara sah di hadapan hukum.

“Polres Metro Bekasi berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan pengamanan terbaik dalam setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum oleh masyarakat. Kehadiran personel gabungan di lapangan adalah bentuk representasi negara untuk menjamin hak konstitusional warga negara dapat berjalan dengan aman dan tertib, sekaligus memastikan aktivitas pelayanan publik di lingkungan Pemkab dan Kejari Bekasi tidak terganggu,” ujar Kombes Pol Sumarni.

“Kami sangat mengapresiasi rekan-rekan dari LSM Trinusa yang telah menyampaikan aspirasinya secara damai, tertib, dan patuh terhadap regulasi yang berlaku. Kami juga meminta seluruh pihak untuk tetap menghormati dan memercayakan penanganan perkara hukum yang menjadi tuntutan aksi kepada instansi penegak hukum terkait secara objektif dan prosedural. Kondusivitas wilayah Kabupaten Bekasi adalah tanggung jawab kita bersama,” tambah Kapolres.

Massa aksi yang diperkirakan berjumlah sekitar 30 orang tersebut dipimpin langsung oleh Sekjen LSM Trinusa, Panji Ilham Haqiqi, selaku penanggung jawab kegiatan. Dengan menggunakan satu unit mobil komando yang dilengkapi pengeras suara, spanduk, banner, serta bendera organisasi, massa tiba secara bertahap sekitar pukul 11.10 WIB dan langsung menggelar orasi di depan Gerbang Patung Golok Pemda Kabupaten Bekasi.

Dalam orasinya, Ketua Umum LSM Trinusa, Rahmat Gunasin, menyampaikan sejumlah poin tuntutan, di antaranya mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan dugaan kasus korupsi fee proyek sebesar Rp12 miliar di lingkungan Pemkab Bekasi serta meminta transparansi atas dugaan penyimpangan anggaran Perumda Tirta Bhagasasi Tahun Anggaran 2023–2024 yang dinilai tidak merealisasikan program pembangunan yang jelas di lapangan. Pihaknya juga menyoroti dugaan pengalihan dana penyertaan modal sebesar Rp122 miliar tanpa mekanisme yang sah pada masa kepemimpinan Dr. Dani Ramdan selaku Pj. Bupati Bekasi.

Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian segera mengedepankan pendekatan persuasif dan memfasilitasi jalannya mediasi. Sekitar pukul 11.35 WIB, perwakilan massa aksi diterima oleh jajaran Pemkab Bekasi yang dihadiri oleh Plt. Kabag Hukum Windhy Mauly, S.H., M.Si., Ketua Tim Perundang-undangan Yogi, S.H., Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh, Kanit Intelkam Iptu Anwar Fadilah, serta Kabag Satpol PP H. Ganda. Pemkab Bekasi menyatakan mengapresiasi kontrol sosial ini dan berjanji akan meneruskan data laporan tersebut kepada Sekretaris Daerah guna dilakukan pengecekan, koordinasi dengan Inspektorat, serta evaluasi menyeluruh.

Usai merampungkan audiensi di Pemkab Bekasi, pada pukul 12.39 WIB, perwakilan massa aksi difasilitasi untuk melakukan mediasi lanjutan di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Kehadiran mereka diterima oleh Ari selaku Humas Kejari dan Anji dari tim Intelijen Kejari Kabupaten Bekasi. Pihak Kejaksaan menegaskan akan mempelajari, menelaah, dan melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) terhadap dokumen aduan yang diserahkan demi penegakan hukum yang profesional, objektif, dan akuntabel.

Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh, S.H., M.H., yang mengawal langsung jalannya mediasi menyatakan kepuasannya atas kerja sama yang baik antara petugas keamanan, pihak instansi terkait, dan massa aksi, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

“Prinsip utama yang kami terapkan dalam pengamanan ini adalah pola pengamanan terbuka dan tertutup yang humanis, persuasif, serta mengedepankan komunikasi aktif dengan koordinator aksi. Alhamdulillah, berkat kedewasaan dari rekan-rekan LSM Trinusa dan kesiapsiagaan seluruh personel, jalannya aksi unjuk rasa dari awal hingga proses mediasi di jajaran Pemkab maupun Kejaksaan Negeri berlangsung sangat tertib tanpa adanya tindakan anarkis ataupun gangguan kamtibmas sedikit pun,” jelas AKP Elia Umboh.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus memercayakan setiap proses hukum yang sedang berjalan kepada instansi yang berwenang, serta bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Bekasi agar tetap aman dan damai,” pungkas Kapolsek.

Setelah seluruh aspirasi disampaikan dan hasil mediasi diterima dengan baik, massa aksi mulai membubarkan diri secara mandiri dengan tertib pada pukul 13.20 WIB. Seluruh personel pengamanan melakukan pengawalan melekat hingga massa kembali ke wilayah masing-masing. Tepat pada pukul 13.25 WIB, seluruh rangkaian kegiatan aksi unjuk rasa selesai dan wilayah hukum Polsek Cikarang Pusat dinyatakan kembali dalam keadaan aman, aman, terkendali, dan kondusif.

 

Pewarta/Editor: Ismail Hasibuan

BEKASI TOP