Posbekasi.com

Jalan Raya CBL Cibitung Amblas Parah, Pemkab Bekasi Bangun Turap Permanen

Kondisi terkini salah satu titik jalan amblas di ruas CBL Cibitung yang mengalami penurunan tanah cukup dalam, pengendara diimbau untuk tetap waspada dan mengurangi kecepatan saat melintasi area ini. Posbekasi.com / Ist

BEKASI KABUPATEN, POSBEKASI.com – Kondisi Jalan Raya Cikarang Bekasi Laut (CBL), Kecamatan Cibitung, kini dalam status darurat setelah tiga titik di ruas jalan tersebut amblas parah. Menanggapi kondisi yang sempat viral di media sosial tersebut, Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meninjau langsung lokasi guna memastikan langkah perbaikan darurat dan permanen, Selasa (21/4/2026).

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk respons cepat pemerintah. Saya turun langsung untuk memastikan kondisi riil di lapangan karena ini menyangkut keselamatan masyarakat, dan pemerintah harus segera memberi solusi,” ujar Asep Surya Atmaja saat meninjau titik kerusakan.

Tiga titik amblas yang menjadi sorotan berada di depan Perumahan Islami Toyibah, depan Perumahan Tirta Alam (Desa Kertamukti), serta area dekat Jembatan Buwek Baru (Desa Muktiwari). Kerusakan ini menyebabkan badan jalan retak dan miring akibat longsoran tanah ke arah aliran kali, sehingga sangat membahayakan para pengguna jalan yang melintas.

“Ini kan jalan berada di atas tanggul, sementara penahan tanahnya tidak ada. Akibat banjir kemarin, tanah di bawahnya tergerus, lama-kelamaan terjadi longsor dan jalan ikut turun,” jelas Asep mengenai penyebab utama amblasnya jalan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan akan segera membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) atau turap di lokasi-lokasi terdampak. Langkah ini diprioritaskan untuk memperkuat struktur bawah jalan agar saat perbaikan aspal dilakukan, konstruksi jalan tidak kembali bergeser atau runtuh akibat gerusan air Kali CBL.

“Anggaran sudah ada, tim ahli juga sudah bergerak. Tinggal pelaksanaannya saja, insya Allah secepatnya. Kalau tembok penahan tanah sudah dibangun, otomatis jalannya juga akan kita perbaiki,” tegas Plt. Bupati Bekasi.

Selain penanganan jangka pendek, Pemkab Bekasi berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh di sepanjang jalur tanggul CBL. Pemetaan titik rawan longsor akan terus dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang, mengingat pentingnya akses jalan ini bagi mobilitas warga di wilayah Cibitung dan sekitarnya.

“Kita petakan mana yang sudah terjadi dan mana yang berpotensi. Yang rawan akan segera kita bangun penahan tanahnya. Secara bertahap, dalam lima tahun ke depan kita targetkan bisa tertangani semua,” pungkasnya. [gha]

BEKASI TOP