
POSBEKASI.COM | BEKASI KABUPATEN – Kapolsek Cikarang Pusat, Polres Metro Bekasi, AKP Elia Umboh, SH, MH, perintahkan personel kepolisian dari Polsek Cikarang Pusat (Cikpus) melaksanakan patroli mobile Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat) sebagai respons cepat untuk mengantisipasi gangguan keamanan seperti pencurian dengan kekerasan (3C), aksi tawuran, hingga balap liar yang kerap terjadi pada jam rawan, di wilayah Kp. Cilampayan, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Senin (2/2/2026) malam.
“Kegiatan ini merupakan komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam kecil di mana potensi kerawanan meningkat,” ungkap Kanit Provost selaku Perwira Pengendali (Padal) Polsek Cikarang Pusat, Aiptu Deden, saat memimpin apel kesiapsiagaan dengan anggota, Aiptu Arief C (anggota Samapta), Aipda Ronaldo (Samapta), Aipda Endang S (Binmas), Aipda Nurfriyono (Binmas), Aipda Sendy (Lantas), Brigadir Febri (Lantas) dan, Aipda Ade R (Intel).
Operasi yang dimulai pukul 23.00 WIB ini melibatkan personel gabungan dari berbagai unit, mulai dari Samapta, Binmas, Lantas, hingga unit Intelkam. Kehadiran petugas di titik-titik krusial dan jalan utama sengaja ditingkatkan guna memberikan efek *deterrent* bagi pelaku kejahatan yang berniat melancarkan aksinya di wilayah hukum Cikarang Pusat.
“Kami mengerahkan personel lintas unit untuk memastikan setiap sudut wilayah terjangkau, sehingga kehadiran polisi benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom,” tambah Aiptu Deden di sela-sela giat patroli.
Selain melakukan pemantauan di jalan raya, petugas juga menyempatkan diri melakukan koordinasi dengan petugas keamanan lingkungan (security) dan warga sekitar. Dalam dialog tersebut, polisi menekankan pentingnya deteksi dini terhadap orang asing yang mencurigakan guna mencegah gangguan kamtibmas sedini mungkin.
“Kolaborasi antara kepolisian dan tim pengamanan internal di lingkungan warga adalah kunci utama dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan secara cepat,” tegasnya kembali.
Hingga Selasa dini hari, situasi di sepanjang jalur Kp. Cilampayan dan wilayah sekitarnya dilaporkan dalam keadaan aman dan tertib. Tidak ditemukan adanya kerumunan massa yang mengarah pada aksi tawuran maupun aktivitas balap liar yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Alhamdulillah, situasi selama kegiatan berlangsung tetap aman, tertib, dan terkendali tanpa ada insiden yang menonjol di wilayah hukum kami,” tutup laporan resmi tersebut.
Pewarta/Editor: Ismail Hasibuan

