Posbekasi.com

Siswa SDN Bojongsari Dievakuasi dari Sekolah, Banjir Karawang dan Bandung Rendam Ribuan Rumah

Siswa SDN 04 Bojongsari sedang mengikuti ujian terpaksa dievakuasi dengan perahu karet di Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Senin (19/5/2025) siang. Posbekasi.com /Ist

posBEKASI.com | KAB.BEKASI – Bencana hidrometeorologi basah dengan hujan intensitas tinggi mengakibatkan luapan banjir Kali Citarum menggenangi sekolah SDN 04 Bojongsari, Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, ratusan siswa yang sedang mengikuti ujian terpaksa dievakuasi dengan perahu karet, Senin (19/5/2025) siang.

Evakuasi di pimpin Kanit Binmas Polsek Kedungwaringin Ipda Asep, SH, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Hailani, Bhabinsa Koramil Serma Domo Suherman, serta personel dari BNPB Kabupaten Bekasi.

“Para siswa sedang melaksanakan ujian, proses evakuasi dilakukan dengan cepat, tertib, dan mengedepankan keselamatan. Para petugas gabungan bergerak sigap mengevakuasi seluruh siswa dan tenaga pengajar ke lokasi yang lebih aman,” ungkap Ipda Asep.

Sebagimana diketauhi, banjir menerjang wilayah Kabupaten Bekasi mengakibatkan ribuan rumah, sekolah, mushola, dan fasilitas umum lainnya terendam banjir.

“Banjir di Kabupaten Bekasi, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan saluran air meluap dan merendam permukiman warga sejak Ahad (18/5/2025) pukul 06.00 WIB, di Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin dan Desa Wanasari Kecamatan Cibitung, sebanyak 4,262 jiwa dan kerugian materiil tercatat sebanyak 1,533 unit rumah warga terdampak,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resminya diterima redaksi posbekas.com, Selasa (20/5/2025).

BPBD Kabupaten Bekasi lakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat serta instansi terkait untuk lakukan upaya bantuan terhadap warga terdampak, kondisi mutakhir yang dilaporkan oleh BPBD Kabupaten Bekasi bahwa banjir telah surut dan warga masih lakukan pembersihan rumah serta lingkungan dari material sisa banjir.

Karawang Terendam 

Peristiwa hidrometeorologi basah yang dirangkum Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Selasa (20/5/2025) pukul 07.00 WIB, bencana banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Karawang, Ahad (18/5/2025).

“Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan meluapnya Sungai Citarum, Sungai Cibeet dan Sungai Cidawolong, mengakibatkan Kecamatan Telukjambe Barat, Kecamatan Karawang Barat dan Kecamatan Telukjambe Timur terendam banjir,” terang Muhari.

Dilaporkan, 1.216 jiwa terdampak dan 80 jiwa mengungsi di Masjid Jami Al Ikhlas. Untuk kerugian materiil tercatat sebanyak 292 rumah, lima fasilitas umum terdampak dengan ketinggian muka air 10 – 150 sentimeter.

“BPBD Kabupaten Karawang terus lakukan asesmen dan koordinasi lintas instansi untuk lakukan upaya penanganan darurat terhadap korban terdampak,” ucapnya.

Tanah Longsor Bandung Barat

Sementara, peristiwa tanah longsor dipicu tingginya intensitas hujan dan dengan durasi yang cukup lama melanda Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, pada Ahad (18/5/2025).

Lokasi  kejadian ini berada di Desa Kendan, Kecamatan Nagreg dan dilaporkan akibat peristiwa ini sebanyak tiga warga atas nama Melati (14th), Iman (50th) dan Ela (42th) mengalami luka luka serta 63 KK mengungsi di Madrasah Nurul Hidayah.

“Kerugian materiil tercatat sebanyak 80 unit rumah terancam, empat unit rumah rusak ringan, satu kantor desa rusak berat , kendaraan operasional kantor Desa Kendan rusak, satu Musholla terdampak dan satu tiang listrik roboh,” kata Muhari.

BPBD Kabupaten Bandung Barat terus berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk upaya penanganan darurat serta mendistribusikan bantuan logistik kepada warga terdampak dan mendirikan dapur umum lapangan di lokasi.

 

Pewarta/Editor: Na’imin/Ismail

BEKASI TOP