Posbekasi.com

Polisi Tangkap Dua Bersaudara Penganiayaan Penonton Laga Persija vs Persib

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Binsar Hatorangan Sianturi saat menggelar kasus penangkapan penganiayaan penonton laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang berakhir ricuh mengakibatkan seorang penonton dianiaya, di Mapoleestro Bekasi Kota, Rabu (19/2/2025). Posbekasi.com /Ismail Hasibuan

posBEKASI.com | BEKASI – Polres Metro Bekasi Kota menangkap dua penganiayaan seorang penonton di Stadion Patriot saat laga panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung.

“Keduanya bersaudara dan hadir sebagai penonton pertandingan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Binsar Hatorangan Sianturi, Rabu (19/2/2025).

Menurutnya, insiden bermula saat korban yang berada di tribun VIP merekam aksi kekerasan di tribun lain. JS dan AS, yang melihatnya, langsung menuding korban sebagai bagian dari Viking—julukan suporter Persib.

Spontan, keduanya bersama sejumlah orang lainnya melakukan pemukulan dan merampas serta merusak ponsel korban.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Para pelaku kini dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, sementara polisi masih memburu pelaku lain yang diduga turut serta dalam aksi kekerasan ini.

Di hari yang sama, seorang wanita menjadi korban pencopetan saat antre memasuki Stadion Patriot. Pelaku memanfaatkan kerumunan untuk mencuri ponsel korban dari saku bajunya.

Korban yang menyadari kehilangan langsung melapor kepada petugas keamanan. Berkat keterangan saksi, petugas berhasil menangkap pelaku di sekitar stadion.

“Pelaku bukan residivis dan beraksi seorang diri. Kami mengamankannya berdasarkan keterangan saksi yang melihat aksinya,” tambah Sianturi.

Pelaku kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara ponsel korban, Samsung A35, berhasil diamankan sebagai barang bukti.

Sementara itu, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi, kali ini di halaman Masjid Daarul Rohman, Mustika Jaya. Kejadian berlangsung pada 1 Februari, ketika seorang jamaah kehilangan motornya setelah selesai salat.

Dua pelaku berinisial SC dan MR melancarkan aksinya dengan memanfaatkan kelengahan korban. SC bertindak sebagai eksekutor yang mencuri motor, sementara MR berperan sebagai joki yang mengawasi situasi sekitar. [ish]

BEKASI TOP