
posBEKASI.com | JAKARTA – BPBD dan Dinas Sosial DKI Jakarta bersama Polres Jakarta Pusat, membuka dapur lapangan, mendirikan tenda dan melakukan trauma healing terutama pada anak-anak, wanita, dan lansia, korban kebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.
15 tenda pengungsian yang didirikan, namun kondisi basah akibat hujan, banyak warga bertahan di posko utama Mapolres Metro Jakarta.
“Kami memastikan pengungsian di Polres tetap digunakan, terutama untuk anak-anak dan wanita, agar mereka merasa aman dan nyaman. Kami juga bekerja sama dengan BPBD dan Dinas Sosial untuk mendirikan lebih banyak tenda agar seluruh 1.700 warga terdampak mendapatkan tempat yang layak,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Condro, Rabu (22/1/2025).
Sampai saat ini polisi juga masih mengoordinasikan proses olah TKP untuk menyelidiki sumber kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik. Tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) telah memeriksa lima orang saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Untuk memenuhi kebutuhan makanan pengungsi, tiga unit dapur lapangan dikelola oleh tim gabungan Polri, BPBD, dan Dinas Sosial, setiap hari menyediakan ratusan porsi makanan didistribusikan langsung ke tenda-tenda pengungsian.
“Dapur lapangan menyediakan makanan siap saji bagi seluruh pengungsi, termasuk susu khusus untuk anak-anak yang berada di tempat penampungan,” ungkap Kapolres. [izul]

