
posBEKASI.com | BEKASI – Aparat Polres Metro Bekasi Kota bentrok dengan pengunjuk rasa, beberapa orang diamankan dan korban dilarikan ke rumah sakit dengan mobil ambulan yang disiagakan dalam aksi demo pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bekasi.
Bentrokan aparat dengan pengunjuk rasa itu merupakan simulasi pra Operasi Mantap Praja Jaya 2024 dalam pengamanan Pemilihan Wali Kota Bekasi dan Gubernur Jawa Barat pada Pilkada Serentak 2024 yang digelar Polres Metro Bekasi Kota di Lapangan Alun Alun Mayor Hasibuan, Rabu (7/8/2024).
“Latihan Pra Operasi ini sebagai bentuk kesiapan personil nanti dan sesuai penugasan masing-masing saat Pilkada Serentak,” ucap Paur Subsi Penmas Humas Polres Metro Bekasi Kota, Ipda A .Sasmita di sela sela gelar pra Operasi Mantap Praja Jaya 2024.
Menurutnya, pra Ops Praja ini di pimpin instruktur di bawah Bag Ops Polres Metro Bekasi Kota, sehingga anggota tahu cara bertindak di lapangan.
“Tujuannya adalah untuk mempersiapkan pengamanan dalam penyelenggaraan Pilkada serentak di wilayah Hukum Polres Metro Bekasi Kota,” terangnya.
Diketahui, Pilkada serentak yang mulai masuk tahapan proses digelar pada 27 Nopember mendatang, masyarakat Kota Bekasi akan mengikuti dua Pilkada sekaligus yakni, pasangan Wali Kota Bekasi dan Gubernur Jawa Barat untuk periode 2024-2029.
Hadir dalam kegiatan pra Operasi Mantap Praja, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Dani Hamdani, seluruh pejabat utama Polres Metro Bekasi Kota dan personil Polres Metro Bekasi Kota serta Polsek jajaran.
Kegiatan diawali dengan Apel kesiapan personil yang melibatkan personil Polres, Kodim 0507/Bekasi, dan Satpol PP Kota Bekasi. [zul/ish]

