
POSBEKASI.com | CIAMIS – Tim sepak bola putra Kota Bekasi libas tim Purwakarta lewat drama adu penalti di final Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) XIV/2022 Jabar, di Stadion Galuh, Kabupaten Ciamis, Rabu 16 November 2022. Kedudukan 1 – 1 hingga akhir perpanjangan waktu, akhirnya dua kesebelasan laga penalti.
Adu penalti di Porprov ini mengulang sejarah juara cabang olahraga sepakbola dilalui lewat adu penalti. Sebelumnya, di Porprov 2018 di Kabupaten
Bogor, terjadi adu penalti antar tim Kabupaten Indramayu menundukkan Kota Bandung.
Babak pertama, kedudukan 0 – 0 untuk Kita Bekasi dan Purwakarta, di babak kedua Kota Bekasi berhasil menjaringkan bola ke gawang Purwakarta, hingga kedudukan berubah lewat pemain Kota Bekasi, Gilang Wardana Putra di menit ke-56.
Sebelum pluit panjang babak kedua, di menit 88 lewat tendangan pemain Kabupaten Purwakarta Ardi Ardiana di titik penalti memanfaatkan hadiah pelanggaran kiper Kota Bekasi, M. Harun Al Kahfi, menyamakan kedudukan 1 – 1, hingga babak kedua berakhir.
Permainan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2×15 menit di rumput hijau hingga dua babak perpanjangan waktu itu skor tidak berubah, tetap imbang 1 – 1.
Untuk menentukan juara, drama adu penalti dimulai, masing-masing tim menyiapkan lima penendangnya.
Dalam adu penalti, Kota Bekasi berhasil membobol gawang Purwakarta sebanyak empat gol, satu gagal. Sedangkan dua penendang Kabupaten Purwakarta gagal menjebol gawang Kota Bekasi.
Kemenangan tim Kota Bekasi disambut hari para pemain, official dan suporter, tim Kota Bekasi membawa pulang emas, dan Purwakarta pasrah mendapat perak. Untuk medali perunggu berhasil diraih tuan rumah Kabupaten Ciamis yang
menempati peringkat ketiga setelah menundukkan tim Kota Bandung dengan skor 3-0.
Tiga gol Kabupaten Ciamis dicetak Gunawan Satrio menit ke 8 dan 83 dan Muhammad Naqki melengkapi kemenangan Kabupaten Ciamis di menit ke-15.
“Terlepas dari adu penalti, keberhasilan ini patut kami syukuri, ini memang sesuai target kami bahwa cabor sepakbola harus juara dan akhirnya impian itu tercapai,” ungkap pelatih tim kesebelasan Kota Bekasi, Sugeng Waluyo.
Sebelumnya, Kota Bekasi tidak pernah bertemu dengan Purwakarta. Tetapi, kata Sugeng, kunci keberhasilan timnya lebih disebabkan karena mempelajari gaya permainan lawannya itu.
“Seperti apa gaya bermainnya, memang mereka bagus-bagus tapi kami juga punya untuk
meraih gelar juara dan membawa medali emas, dan sekarang anak-anak juga senang bisa mengakhiri perjalanan ini dengan kemenangan terakhir dan sekalipun kita belum pernah kalah,” ucap Sugeng.[AMH]

