Bekasi Online

Mahkota Kemuliaan Santri Daarul Fikri

Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan menghadiri kegiatan Taajul Waqoor, di Yayasan Qabasat Annur, Pesantren Daarul Fikri, Cikarang Barat, Sabtu 18 Juni 2022.[Posbekasi.com /Istimewa]

POSBEKASI.com | CIKARANG – Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan menghadiri kegiatan Taajul Waqoor, di Yayasan Qabasat Annur, Pesantren Daarul Fikri, Cikarang Barat, Sabtu 18 Juni 2022, dalam rangka pemberian mahkota kemuliaan, bagi para santri Pesantren Terpadu Daarul Fikri yang sudah menyelesaikan hafalan Mutqin 10 sampai 20 Juz, diikuti 25 peserta.

Pj. Bupati mengungkapkan rasa bahagianya dan terharu, menyaksikan putra-putri terbaik Kabupaten Bekasi sedang menjadi manusia terbaik dihadapan Allah SWT karena telah mempelajari Al-Quran dan mengamalkannya sebaik-baiknya.

“Pagi ini saya berbangga hati dan gembira karena saya telah menyaksikan putra-putri Kabupaten Bekasi sedang menjadi manusia terbaik dihadapan Allah SWT. Seperti yang dikutip dalam H.R Bukhari, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa sebaik-baiknya manusia diantara kamu adalah yang mempelajari Al-Quran dan mengamalkannya,” ungkapnya penuh haru.

Dani Ramdan juga menyampaikan, bahwa hati yang bersih merupakan modal utama bagi akhlak yang sehat, menjadikan manusia yang gemar menuntut ilmu, dan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Hadist tersebut mengisyaratkan bahwa ketika membaca Al-Quran, hati kita seakan rumah yang bersih, inilah yang menjadi modal utama bagi akhlak yang sehat,” ucapnya.

Dani menuturkan, melalui kegiatan seperti ini mampu menjadikan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa di Kabupaten Bekasi di masa yang akan datang. Karena saat ini, peningkatan kualitas SDM menjadi fokus utama dalam pembangunan Kabupaten Bekasi di bidang pendidikan.

“Saat ini peningkatan kualitas SDM masih menjadi fokus utama kita di bidang pendidikan terhadap penerus bangsa, tentu anak-anak kita inilah yang akan menjadi penerus Kabupaten Bekasi di tahun-tahun mendatang,” tuturnya.

Dani Ramdan berharap Kabupaten Bekasi kelak akan menjadi daerah dengan masyarakat yang berbudi pekerti baik. Hal ini didukung oleh peran semua pihak, untuk mewujudkan cita-cita mulai dari keluarga, lembaga pendidikan, lingkungan masyarakat dan pemerintah daerah.

“Insya Allah mudah-mudahan Kabupaten Bekasi kelak akan menjadi daerah dengan masyarakat yang berbudi pekerti baik yang dilindungi Allah SWT. Tentu, dibutuhkan peran semua pihak untuk mewujudkan cita-cita tersebut.” pungkasnya.[LEL]

BEKASI TOP