Bekasi Online

Jakarta Kota Ramah Sepeda se-Indonesia!

Pemprov DKI Jakarta mendapat penghargaan tertinggi (GOLD) sebagai Kota Ramah Sepeda se-Indonesia pada Bike to Work Community (B2W) Indonesia Award 2021, di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (21/12/2021). [Posbekasi.com /ABW]

POSBEKASI.com | JAKARTA – Alhamdulillah, Provinsi DKI Jakarta mendapat penghargaan tertinggi (GOLD) sebagai Kota Ramah Sepeda se-Indonesia pada Bike to Work Community (B2W) Indonesia Award 2021, kemarin di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat.

Kota Jakarta menjadi kota pertama yang mendapatkan penghargaan sebagai Kota Ramah Sepeda dengan kategori Kota Metropolitan.

Terima kasih, kami merasa terhormat atas penghargaan ini. Apresiasi yang diberikan untuk kerja kolektif begitu banyak orang di Jakarta. Anugerah ini sebagai penghargaan untuk warga Jakarta, instansi/ swasta/ komunitas dan perangkat pemerintah yang berkolaborasi menghasilkan program-program kebijakan dan fasilitas yang dibutuhkan untuk pesepeda.

Kita ingin sepeda tidak hanya dipandang sebagai kegiatan olahraga, tapi sebagai kegiatan bertansportasi sehari-hari. Kita ikhtiarkan serius agar pesepeda di Jakarta mendapatkan kenyamanan, keamanan, dan itu bukan sesuatu yang sederhana untuk kota sekompleks Jakarta.

Apresiasi kepada teman-teman B2W yang ikut merintis, mengembangkan dan mengadvokasi budaya bersepeda di Indonesia, terutama di Jakarta.

Pemprov DKI senantiasa mendorong konversi transportasi menuju penggunaan sepeda, salah satunya dengan menyusun prioritas pengguna jalan di Ibu Kota yaitu (1) Pejalan kaki, (2) Sepeda/kendaraan bebas emisi, (3) Kendaraan umum, dan terakhir adalah (4) Kendaraan pribadi.

Pengembangan jalur sepeda di Jakarta pada 2021 ini ditargetkan mencapai 190 km dan di tahun 2030 sepanjang 600 km. Kebijakan sepeda dan pengembangan fasilitas sepeda merupakan salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan komitmen bahwa Jakarta menjadi kota yang berketahanan iklim (Climate-Resilient City) pada tahun 2030.

B2W Indonesia Award 2021 memiliki tiga komponen penilaian untuk sebuah kota bisa disebut ramah sepeda: kemauan politik, infrastruktur fisik, dan infrastruktur sosial. Penilaian dilakukan oleh lima orang dewan juri: Ahmad Syafrudin (Direktur Komite Penghapusan Bensin Bertimbal), Purwanto Setiadi (Jurnalis), Amran Jamaluddin (Ombudsman RI), Dr. Suryani Eka Wijaya (Perencana, Bappeda NTB), dan Alfred Sitorus (Ketua Koalisi Pejalan Kaki).

Penghargaan ini menjadi pendorong bagi pemerintah daerah, termasuk Pemprov DKI Jakarta untuk dapat lebih berinovasi dan menyelenggarakan kebijakan sebaik-baiknya untuk warga, khususnya untuk pesepeda.

Selamat kepada kota-kota lain di Indonesia yang juga sudah ramah sepeda. Semoga kemajuan terus berlangsung di Jakarta dan seluruh wilayah Republik Indonesia.

Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta

BEKASI TOP