Bekasi Online

Lalu Lintas Cermin Budaya Bangsa, Jangan Menjual Martabat Demi Sepotong Martabak

Dirkamsel Korlantas Polri, Kombes Pol Arman Achdiat, mewakili Dirkamsel Korlantas Brigjen Pol Chrysnanda D.L dalam lanjutan hari ke-dua gelaran Rakernis Fungsi Gakkum T.A 2021, di Balroom Ciputra, Jakarta, Selasa 7 Desember 2021. [Posbekasi.com /Korlantas]

POSBEKASI.com | JAKARTA –  Konsep tentang lalu lintas merupakan suatu urat nadi kehidupan dan seluruh kehidupan itu ada di lalu lintas menjadi kalimat pembuka materi Road Safety Policing yang disampaikan Kasubdit Dikmas Dirkamsel Korlantas Polri, Kombes Pol Arman Achdiat, mewakili Dirkamsel Korlantas Brigjen Pol Chrysnanda D.L dalam lanjutan hari ke-dua gelaran Rakernis Fungsi Gakkum T.A 2021, di Balroom Ciputra, Jakarta, Selasa 7 Desember 2021.

“Konsep inilah yang harus kita pahami bersama supaya kita paham. Lalu lintas merupakan cermin budaya bangsa dan cermin tingkat modernitas. Disitu kita sebagai pengawas, pengendali, pengontrol dari lalu lintas tersebut,” ucap Kombes Arman.

Lanjut Kombes Arman, jika kita sebagai polisi lalu lintas sendiri tidak mencerminkan seorang polisi yang memiliki integritas, terlebih saat ini banyak sekali polisi-polisi yang tidak bermoral viral, di mana letak rasa malu rekan-rekan semua dan dimana tanggung jawab Kasubdit-kasubdit Gakkum?.

“Kasubditgakkum itu harus benar-benar mengawasi, mengontrol, semua anggota-anggotanya di lapangan. Jangan sampai menjual martabat demi sepotong martabak,” tegas Kombes Arman.

Mantan Dirlantas Jateng yang menguasai ilmu bidang lalu lintas dan reserse Kombes Arman juga mengingatkan kesadaran tentang menjaga harga diri serta martabat seluruh anggota Polri terlebih sebagai polisi lalu lintas.

“Semua yang kita emban mulai dari bentuk pelayanan segala macam pasti banyak resikonya, apalagi anggota yang selalu di lapangan, itu sangat berat. Apakah rekan-rekan tidak merasa malu? Apakah rekan-rekan tidak merasa sakit hatinya pada saat ada tayangan di mana tayangan itu mendeskreditkan kita sebagai polisi lalu lintas, siapapun itu dan di manapun itu yang terjadi,” terang Kombes Arman.

Tambahnya, salah satu tugas kita adalah penegakan Hukum. Ingat konsep Polri sesuai undang-undang sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, dan terakhir penegakan hukum.

“Penegakan hukum itu yang terakhir, jangan dibalik. Banyak moralitas teman kita di lapangan yang tidak mau berubah. Teman-teman jangan mengikuti arus tersebut,” pungkasnya.

Direktorat Penegakan Hukum Korlantas Polri menggelar Rakernis Fungsi Gakkum T.A 2021 dengan mengangkat tema ‘Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Dalam Mengimplementasikan Penegakan Hukum Berbasis Teknologi dan Pengamanan Nataru 2021-2022 Menuju Polri yang Presisi’.

Ahli Kriminologi hingga ahli pidana pun turut dihadirkan menjadi narasumber dalam Rakernis yang diikuti kurang lebih 300 peserta dari Polda jajaran wilayah se-Indonesia.[COK]

BEKASI TOP