Bekasi Online

HKSN “Kesetiakawanan Sosial Melawan Covid-19”, Presiden Ajak Semua Jadi Pahlawan Kemanusiaan

Puncak Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2020 di Kota Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (19/12/2020).[Posbekasi.com /Kemensos]

POSBEKASI.COM | JAKARTA – Kementerian Sosial memastikan kesiapan pelaksanaan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2020 di Kota Manado, Sulawesi Utara. Sejalan dengan tantangan terkini menghadapi pandemi Covid-19, tahun ini, HKSN mengusung tema “Kesetiakawanan Sosial Melawan Covid-19”.

Dirjen Pemberdayaan Sosial Edi Suharto menyatakan, kesetiakawanan sosial membawa semangat saling berbagi yang dilandasi oleh gotong royong, kerelaan, kesetiaan, kebersamaan, toleransi, dan kesetaraan untuk meningkatkan harkat, martabat, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kondisi menghadapi tantangan pandemi Covid-19, kata Edi, HKSN juga menjadi momentum menumbuhkan semangat gotong royong dan  penyadaran memutus rantai pandemi. Menurut Edi, semangat gotong royong menjadi cara penyelesaian krisis yang paling efektif karena paling cepat dan bisa langsung menuju pokok masalah.

“Maka semangat itu pula yang kita angkat menjadi tema pokok peringatan HKSN tahun 2020 ‘Kesetiakawanan Sosial Melawan Covid-19’,” kata Edi dalam jumpa pers usai memimpin Rapat Pleno HKSN di kantor Kementerian Sosial, Jakarta (16/12/2020).

Peringatan HKSN menjadi momentum mengingatkan masyarakat bergerak sebagai bangsa, dengan tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan golongan. Kata Edi, mimpi kita untuk tancap gas memacu ekonomi dan kemajuan peradaban sebagai simbol kebangkitan bangsa boleh jadi harus diredam sementara beberapa bulan belakangan ini.

Saat ini bangsa sedang memanggil kita untuk bersatu padu memutus rantai Covid- 19 dan untuk itu kita ‘Melawan Covid-19’. “Maka semangat itu pulalah yang kita angkat menjadi tema pokok peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasonal tahun 2020 ‘Kesetiakawanan Sosial Melawan Covid-19’,” katanya.

Edi menyatakan, tema itu dimaksudkan untuk menumbuhkembangkan kebersamaan kegotongroyongan dalam pencegahan penularan Covid-19 serta menggugah kesadaran akan bahaya Covid-19 serta upaya pencegahan sesuai dengan protokol kesehatan, petunjuk pelaksanaan, dan petunjuk teknis dari pemerintah.

Dalam kesempatan sama, Ketua Umum HKSN Alfatih Timur menyatakan, menyiasati kondisi Pandemi Covid-19, HKSN tahun 2020 digelar dengan dua bentuk pertemuan yakni, secara daring (online) dan luring (offline). Kegiatan secara daring, misalnya adalah kegiatan webinar.

Acara puncak HKSN tanggal 19 Desember digelar bersamaan dari dua lokasi, yakni Istana Negara (daring) dan Gedung Mapalus (luring), Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kota Manado. Pertemuan luring diikuti 150 orang, dan pertemuan daring diikuti 5.000 orang mulai gubernur, wali kota, bupati, dan pilar sosial, LSM, orsos, generasi milenial, dan tokoh masyarakat.

“Sementara itu, kegiatan secara luring adalah rangkaian kegiatan bakti sosial di Sulawesi Utara, sebagaimana tempat yang dijadikan untuk kegiatan puncak acara. Acara tersebut juga masih terkait dengan bulan bhakti kesetiakawanan sosial,” katanya.

Sementara, Presiden Joko Widodo mengajak semua elemen masyarakat, agar menjadikan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2020 ini,  sebagai momentum untuk bersama-sama, bergotong royong melawan Pandemi Covid-19. Presiden yakin, bila masyarakat perduli, berbagi, dan mengembangkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial maka dampak pandemi bisa diredam.

“Saya yakin bila hal ini bisa dilakukan secara bersama-sama dan menjadi budaya, saya yakin segala tantangan bisa diatasi, tidak hanya pandemi Coovid 19, namun juga tantangan bangsa yang lain,” kata Kepala Negara dalam sambutan tertulis yang dibacakan Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendy pada puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2020 di Kota Manado, Sabtu (19/12/2020).

Kepala Negara mengatakan, penanganan dampak pandemi Covid 19 bukan hanya  tanggung jawab pemerintah, namun juga tangggung jawab semua elemen masyarakat

“Maka melalui peringatan HKSN tahun 2020 ini marilah kita berlomba-lomba berkontribusi kepada bangsa dan negara, sehingga bangsa Indonesia segera dapat mengatasi dampak akibat pandemi, ” kata Presiden.

Presiden mengajak semua pihak untuk menjadi pahlawan kemanusiaan. Caranya  bermacam-macam yang bisa dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar,  serta bangsa dan negara. Presiden mengingatkan, tahun depan selain menangani dampak pandemi,  tantangan lain adalah bagaimana menemukan obat atau penangkal sehingga dampak Covid-19 segera bisa diatasi.[SAL]

BEKASI TOP