
Hal tersebut terkait dampak banjir
warga RT. 05/05 Kelurahan Jati Melati Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, akibat penutupan dua pintu air Waduk Tiu.
Waduk Tiu merupakan penampungan dari aliran sungai kali sunter untuk memecahkan solusi banjir yang dialami warga hilir Kali Sunter Cipinang dan sekitarnya. Apabila 4 pintu air dibuka semuanya banjir akan menghampiri Cipinang dan sekitarnya. Jika 2 pintu air ditutup dengan balok dan hujan deras maka akan terjadi banjir di RT. 05/05 Kelurahan Jati Melati Pondok Melati yang akhirnya meluap karena elevasinya tidak setinggi di daerah Jakarta Timur.
Wali Kota Bekasi memberikan solusi berupa pembuatan tanggul 65 meter dengan menggunakan Bronjong (batu yang disusun diberikan kawat) dan harus di perlebar ruasnya sehingga tidak meluap di warga sekitar lagi.
Pembangunan sodetan ini juga sedang berjalan dan akan mengalir ke Waduk Tiu sehingga kembali pada fungsi pertamanya.
Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar juga sudah memonitoring pembangunan sodetan tersebut, usai bertemu Wali Kota Bekasi, Camat Cipayung akan melaporkan perkembangan dari solusi pertemuannya dengan Wali Kota Bekasi untuk menindaklanjutinya.[ISH]

