DPRD Jabar Minta Aset BUMD Tak Dikerjasamakan dengan Pihak Ketiga

Kunjungan kerja Komisi III DPRD Jabar ke bank BJB Syariah cabang pembantu Cimahi dan rapat kerja evaluasi kinerja tahun 2019 dan rencana kerja tahun 2020 bersama mitra kerja di BPSDM Jabar, Kota Cimahi, Selasa (14/1/2020).[POSBEKASI.COM/IST]

POSBEKASI.COM | CIMAHI – Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Sugyanto Nanggolah meminta BUMD bisa mengelola aset sendiri tidak dikerjasamakan dengan pihak ketiga.

“Setelah kita evaluasi dan melihat semua laporan dari BUMD ini, disampaikan bahwa sampai saat ini mereka harus bisa mempergunakan betul aset yang ideal dan strategis yang ada di Jabar. BUMD seharusnya bisa menggunakan dan mengelola sendiri aset mereka dan tidak dikerjasamakan ke pihak ketiga,” kata Sugyanto Nanggolah dalam kunjungan kerja Komisi III DPRD Jabar ke bank BJB Syariah cabang pembantu Cimahi.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi III melakukan rapat kerja evaluasi kinerja tahun 2019 dan rencana kerja tahun 2020.

Turut hadir dalam rapat tersebut, pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Jabar, mitra kerja Komisi III diantaranya PT. Jaswita Jabar, PT. Tirta Gemah Ripah, PT. Migas Hulu Jabar dan PT. Migas Hilir Jabar digelar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jabar, Kota Cimahi, Selasa (14/1/2020).

Menurutnya, dikarenakan aset BUMD sangat strategis. Contohnya, Hotel Preanger yang ada di Asia Afrika akupasinya sangat tinggi sekali, perbulan bisa mencapai 80 persen.

“Kita berharap juga ke depannya BUMD bisa memaksimalkan kinerjanya karena di Jabar ini memiliki beban masyakarat yang sangat tinggi yaitu di sekitar 47 juta jiwa. Maka harus betul-betul menghasilkan, jangan lagi merugikan dan jangan sampai kita kalah dengan Jakarta yang penghasilan BUMDnya begitu besar yang akhirnya pada mereka besar, nah kita berkeinginan BUMD kita bisa seperti itu yang menghasilkan PAD yang cukup besar untuk menambah PAD kita di Jabar,” pungkasnya.[POB]

Pin It

Comments are closed.