
Usai dikukuhkan, Muhammad AR berjanji akan mengembalikan kompetisi usia dini yang selama ini belum berjalan maksimal. “Ini langkah penting guna memunculkan bibit-bibit pesepakbola yang natinya menjadi atlet-atlet kebanggaan Kota Bekasi,” katanya kepada wartawan.
Pada kesempatan tersebur hadir legenda-legenda sepakbola Kota Bekasi seperti, Nur Alim, Sudana Sukri, Umar Alatas, Tiastono Taufik, dan Firmansyah, diharapkan dapat memberi kontribusi bagi kemajuan sepak bola Kota Bekasi.
Dimana Askot PSSI Bekasi memiliki visi dan misi ‘Bangkit, Ikhlas dan Berprestasi’ dapat bekerja makismal membangkitkan nama besar sepak bola Kota Bekasi yang pernah harum. “Kita mulai dari liga 3 dengan empat klub yang kita miliki,” kata Muhammad AR.
KLIK : Satgas Anti Mafia Bola Angkut Barang Bukti di Bekas Kantor PSSI
Dikukuhkannya Askot PSSI Bekasi, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, berjanji akan mendukung penuh niatan tersebut. Kehadiran legenda sepak bola, menurutnya jangan sebatas menjadi ikon tetapi dimintai pemikiran dan pengalamannya.
“Selama Wali Kotanya masih Pepen, saya akan dukung penuh sepak bola Kota Bekasi,” tukasnya.
Hanya, sarannya, pengurus Askot PSSI harus dinamis dan memiliki lompatan dalam inovasi. Misalnya terkait pembinaan. Apalagi, tambahnya, Kota Bekasi memiliki stadion megah sebagai fasilitas utama dalam sepak bola.
“Sekarang, kita boleh kalah dengan daerah lain, tetapi ada yang tidak bisa dikalahkan dari kita yaitu, memiliki stadion bertaraf internasional. Saya tunggu konsistensi dan aplikasinya,” katanya.[ISH/POB]

