
Generasi milenial bisa dikatakan generasi hidup di balik layar gadget. Itu semua berdampak pada perilaku berlalu lintas. Masalah lalu lintas sebagian besar disebabkan adanya pelanggaran. Perilaku melanggar ini tatkala menjadi kebiasaan, maka melanggar dianggap hal biasa.
Sikap permisive terhadap pelanggaran inilah yang membuat orang makin masa bodoh terhadap masalah lalu lintas. Bagaimana jika generasi milenial masa bodoh terhadap masalah lalu lintas? Tatkala generasi milenial masa bodoh terhadap masalah lalu lintas, maka korban dan berbagai hal yang kontra produktif akan terjadi bahkan dapat menghambat, merusak, bahkan mematikan produktifitas diri kita maupun orang lain.
Bagaimana mengajak dan menggerakkan generasi milenial ini peduli akan road safety? Kualitas tertinggi bagi manusia dalam kehidupan sosial kemasyarakatan adalah adanya kesadaran. Orang yang sadar adalah orang tahu dan memahami mampu mengimplementasikan dan bertanggung jawab, muaranya adalah tindakan yang disiplin.
Menyadarkan inilah yang menjadi core dan merupakan gerakkan moral. Apa yang dilakukan dalam membangun kesadaran terhadap road safety?
Membangun kesadaran bagi generasi milenial untuk peduli road safety dapat dilakukan tahapan-tahapan sebagai berikut:
- Tahap tahu
Pada tahap untuk mengetahui diperlukan adanya sosialisasi edukasi contoh-contoh atau berbagai produk tentang road safety yang digelorakan secara masif disemua lini maupun melalui media. Peran media ini penting dan mendasar untuk dapat menjadi opini publik atau viral, yaag dapat;
- menginspirasi
- menunjukkan yang baik dan benar
- memotivasi
- memberdayakan
- memberi ruang untuk berekspesi
- menghibur
- Tahap memahami
Pada tataran mengetahui perlu dikemas dan dikembangkan melalui edukasi, training bahkan coaching yang mampu menghasilkan master trainer, atau setidaknya para trainer atau setidaknya pernah ikut pelatihan.
- Tahap memanfaatkan
Pada tahap bisa memanfaatkan apa yang telah dilakukan pada poin 1 dan 2 dipraktekkan dalam berlalu lintas yang berani dan mampu menjadi pelopor tertib berlalu lintas.
- Tahap mengembangkan
Pada tahap mengembangkan ini, wujud kepekaan kepedulian dan bela rasa akan road safety yang siap menginspirasi, menunjukkan yang baik dan benar, memotivasi, memberdayakan, memberi ruang berekspresi dan mampu menghibur.[]

