Kapolres Karawang Berantas Pungli Dana Desa

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya, Bupati Karawang Cellica Nurachadiana, Kajari Karawang Rohayatie, dan Dandim 0604/Karawang Letkol Inf E.Sumardi, pada acara Sosialisasi Pencegahan, Pengawasan dan Permasalahan Dana Desa, Kamis 3 Januari 2019.[IST]

POSBEKASI.COM | KARAWANG – Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya, mengatakan beberapa hal yang sempat menjadi viral di masyarakat terkait ramainya pungutan liar (pungli) disalah satu desa.

Diakuinya, dirinya liar sempat memerintahkan Kapolsek terkait ramainya punli yang dilakukan oleh penyelenggara negara dan tidak ada aturan yang mengatur terhadap besaran iuran.

“Saya menegaskan, bawa pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Karawang akan senantiasa memberantas pungutan liar,” tegas Kapolres saat memberi arahan kepada para Kepala Desa se-Kabupaten Karawang pada acara Sosialisasi Pencegahan, Pengawasan dan Permasalahan Dana Desa di Kabupaten Karawang Tahun 2019, Kamis 3 Januari 2019.

Hadir pada tersebut, Bupati Karawang Cellica Nurachadiana, Dandim 0604/Karawang Letkol Inf E.Sumardi, Kajari Karawang Rohayatie, Asda I Pemkab Karawang Samsuri, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Karawang dan para Camat serta para Kades se-Karawang.

Ditambahkannya, dana desa yang diberikan pemerintah kepada desa bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penggunaan dana desa diperuntukan untuk pembangunaan insfrastruktur desa seperti jalan atau saluran air yang ada di desa tersebut.

“Sampai saat ini, MoU antara Kepolisian dengan Kemendagri masih berlaku terkait pengawasan penggunaan dana desa, dan saya sudah perintahkan Bhabinkamtibmas untuk mengawasi penggunaan dana desa. Apabila ada kejanggalan akan dilaporkan kepada kapolsek untuk ditindak lanjuti,” tambahnya.[DIN/POB]

Pin It

Comments are closed.