Selama OKM Sudah Lima Penjahat Jalanan Tewas Ditembak

Begal sadis ditembak polisi.[DOK]

JAKARTA | POSBEKASI.COM – Operasi Kewilayahan Mandiri (OKM) yang digencrakan jajaran Polda Metro Jaya hingga 3 Agustus 2018 mendatang, untuk telah menembak mati pelaku kejahatan begal dan jambret jalanan (street crime).

Kelima pelaku tewas yang ditembak karena melawan petugas saat ditangkap adalah R, H, S, R, dan FA. Kelimanya tewas di tempat yang berbeda.

Polda Metro Jaya masih menggencarkan Operasi Kewilayahan Mandiri hingga 3 Agustus 2018 mendatang, untuk menindak para pelaku kejahatanan jalanan.

KLIK : Ratusan Bandit Jalanan Diringkus, 2 dari 27 Tewas Ditembak

“Hingga Selasa 10 Juli 2018, sudah lima pelaku yang tewas ditembak karena melawan petugas saat ditangkap,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, kemaren.

Pada pelaksanaan Operasi Wilayah Kemandirian terhitung dari tanggal 3-6 Juli 2018 yang merupakan atensi langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis, jajarannya telah meringkus ratusan pelaku kejahatan jalanan, dan 25 orang dilumpuhkn dengan menembak bagian kakinya.

Sedangkan 5 pelaku yang tewas ditembak pada 28 Juni 2018, di Tangerang, dua pelaku penjambretan Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanudin, yakni FA.

KLIK : Wakapolri Copot Kapolres dan Kapolsek Sebulan Tak Bisa Berantas Street Crime

Pada 1 Juli 2018, pelaku kejahatan jalanan yang tergabung dalam Geng Tenda Orange, berinisil R tewaas ditembak. Sementara, S tewas ditembak di Tangerang Selatan, pada 4 Juli 2018.

Dua pelaku penjahat jalanan yang tewas di Bekasi, berinisial R dan H, pada 8 Juli 2018. Dimana R merupakan pelaku yang mengambil barang, dan H penadahan barang curian milik Tenaga Ahli Staf Kepresidenan Armedy Dewanga.[ZUL/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *