KPU Tunda Penetapan Walikota Terpilih

Dua paslon Walikota Bekasi yang mengikuti Pilwalkot Bekasi 2018.[DOK]

BEKASI | POSBEKASI.COM – Komisi Pemllihan Umum (KPU) Kota Bekasi menunda Pleno Penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Tri Adhianto sebagai Paslon terpilih.

Komisioner KPU Kota Bekasi, Syafrudin mengatakan, awalnya penetapan Paslon Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi telah dijadwalkan hari ini, Senin 9 Juli 2018. Tapi, karena ada gugatan dari Tim Paslon Nomor Urut 2, Nur Supriyanto – Adhy Firdaus ke Mahkamah Konstitusi maka penetapan Paslon terpilih ditunda.

Syafrudin bilang, dalam Peraturan KPU (PKPU) telah diatur bahwa KPU harus menunggu untuk menetapkan Paslon terpilih apabila ada tim Paslon yang mengajukan gugatan ke MK.

“Kita lihat (gugatan) mereka (Tim Paslon nomor urut 2) teregister atau tidak. Kalau di PKPU Nomor 9 Tahun 2018 itu, klasifikasinyanya itu selisih perolehan suara 0,5 persen suara, maka lebih dari itu kan tidak masuk klasifikasi berarti kan,” kata dia di Bekasi.

KLIK : Tim Advokasi Nur-Firdaus Resmi Daftarkan Gugatan Pilkada Kota Bekasi ke MK

Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu dokumen dari MK yang menyatakan apakah gugatan yang disampaikan Paslon nomor urut 2 dilanjutkan atau tidak.

“Salinan itu yang kita jadikan salah satu pedoman untuk bisa melakukan penetapan (Paslon).  Kalau diregister oleh MK berarti prosesnya selama 14 hari. Tapi kalau enggak diregister langsung kita tetapkan segera,” tutupnya.

Pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Wali  Kota dan Wakil  Wali Kota Bekasi telah dilakukan. Hasilnya, Paslon Rahmat Effendi dan Tri Adhianto mendapat 697.634 suara dan Paslon Nur Firdaus dan Adhy Firdaus mendapat 335,900 suara.

Sumber: metrotvnews.com

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *