Silaturrahim Akbar DDII Bekasi Serukan Ukhuwah Islamiyah

Silaturrahmi Idul Fitri 1439 Hijriah DDII Bekasi dan Yayasan Al Muslimun di Masjid Al Muslimun.[dakta]

BEKASI | POSBEKASI.COM – Tema Mensyukuri Fitrah, Pererat Ukhuwah, Demi Tegaknya Syariah tercermin dari para ulama yang memberikan tausiyah pada silaturrahmi Idul Fitri 1439 Hijriah DDII Bekasi dan Yayasan Al-Muslimun, di Masjid Al-Muslimun, Jl. Sultan Agung km 27 No. 3, Medan Satria, Kota Bekasi, Ahad 1 Juli 2018.

Ketua Umun DPP FPI, KH.Ahmad Shobri Lubis dalam tausyiahnya menyerukan bagaimana umat harus tetap bersatu setelah terselenggaranya Pilkada Serentak pada 27 Juni 2018. Ia menegaskan, masih ada agenda umat yang lain yang harus disongsong dengan tekad kuat, terekat ukhuwah islamiyah, dan lillahi ta’ala.

“Insya Allah, silaturrahim ini menjadi pertanda umat masih menjaga ukhuwah islamiyah, masih ada umat yang mencintai Allah dan Rasul-Nya, masih ada umat yang ingin mengubah negeri ini menjadi lebih baik,” tegasnya.

KLIK : Berita Terbaru, Sudrajat: Kita Menang!

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Bekasi, KH.Sulaiman Zachawerus, menegaskan tantangan umat Islam saat ini pun semakin banyak ditemukan. Ia memaparkan, tantangan ini hadir selain dari luar umat Islam tetapi dari dalam tubuh umat Islam sendiri.

“Syiah, Ahmadiyah, Islam Liberal makin menunjukkan eksistensinya di negeri ini. Belum lagi tantangan dari umat lain, kalau ukhuwah islamiyah hanya sekedar terucap tidak terlaksana bukan tidak mungkin kita akan ikut dan hancur,” jelas KH.Sulaiman Zachawerus.

Senada dengan KH.Sulaiman Zachawerus, Aktivis PTDI Sarimin Marocco mengajak Ukhuwah Islamiyah harus kembali dirajut saat momen krusial yang tengah terjadi saat ini. Ustadz Sarimin, mengingatkan pentingnya kepemimpinan untuk mengubah kedzaliman.

KLIK : Pemenang Pilwalkot Bekasi Diumumkan Juli

“Siapa yang akhirnya menutup Kramat Tunggak? gubernur, Siapa yang menutup Dolly? walikota. Apa ulama gagal? tidak, tiap pekan Tabligh Akbar, speakernya menghadap ke lokalisasi. Tapi, tetap kepemimpinan konstitusional lah yang mempunyai kekuatan,” paparnya

Anggota Dewan Hisbah PP Persatuan Islam (Persis) Ustadz Teten Romly Qomaruddin dalam tausiyahnya mengingatkan kembali pentingnya melaksanakan tarbiyah Ramdhan di bulan-bulan setelahnya sampai bertemu bulan Ramadhan kembali.

“Jadikan Ramadhan ini sebagai pembelajaran kedepannya, tidak terkecuali dalam merajut ukhuwah islamiyah dengan silaturrahim,” Kata Ustadz Teten.[]

Sumber: dakta.com

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published.