Bekasi Online

Ini Cara KPU Deteksi Kesalahan Perhitungan

Komisi Pemilihan Umum

BEKASI, POSBEKASI.COM – Untuk mempermudah rekapitulasi suara pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menggunakan aplikasi Situng.

“Tujuan penggunaan Situng ini, adalah untuk membantu proses rekapitulasi di tingkat kecamatan,”ujar Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Tekhnis Perencanaan dan Data, Syafrudin.

Syafrudin menjelaskan, keunggulan Situng ini adalah mampu mendeteksi kesalahan penghitungan pada formulir C-KWK dan C1-KWK.Jika ternyata ada yang salah hitung, kata dia, maka aplikasi ini akan mendeteksi secara otomatis.

KLIK : Ngirit Anggaran, KPU Kota Bekasi Gunakan Ribun Kotak Suara Bekas

Dia mengatakan, jika ditemui ada kesalahan penghitungan, maka Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dengan persetujuan saksi dan panitia pengawas dapat memperbaiki kesalahan tersebut.

Dan dalam proses rekapitulasi ini, lanjutnya, hasil akhir penghitungan suara yang sah adalah yang tertera dalam formulir DA1-KWK dan DAA-KWK. “Aplikasi ini akan mempermudah proses rekapitulasi suara,” terang Syafrudin.

KLIK : Awas! Kantor RW Jadi Ajang Politik

Menurutnya, Situng ini juga bisa mencegah terjadinya kecurangan pemalsuan data secara bertahap mulai dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) sampai ke KPU.

Pasalnya, selain hasil penghitungan diinput ke dalam hard formulir, data itu juga akan diinput ke dalam Situng. Dengan demikian, keselarasan data akan selalu terjaga. “Data tersebut yang pada akhirnya digunakan untuk latihan pengisian data ke dalam aplikasi Situng,” tandasnya.[REL/MIN]

BEKASI TOP