Sandi Sorot Biaya Pendidikan untuk Rakyat Menengah Bawah

Sandiaga Salahuddin Uno pada dialog pendidikan di Mal FX Sudirman, Jakarta, Selasa 8 Januari.[IST]

POSBEKASI.COM | JAKARTA – Capres nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, menyoroti tingginya biaya pendidikan di Tanah Air saat menghadiri dialog pendidikan di Mal FX Sudirman, Jakarta, Selasa 8 Januari.

Dalam dialog bertema ‘Dialog Pendidikan’ hadir Guru Besar Universitas Negeri Jakarta, Prof Arief Rahman dan politikus PAN Tubagus Dedy S Gumelar alias Miing. Hadir pula para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-DKI Jakarta.

Menurut Sandi, imbas dari biaya pendidikan tinggi salah satunya yakni banyak masyarakat yang jenjang pendidikannya tidak sesuai dengan usia. Misalnya, anak usia 9 tahun yang seharusnya sudah duduk di kelas 3 SD, namun masih duduk di kelas 1 SD.

Contoh di atas, dalam bahas pendidikan disebut angka partisipasi murni (APM). Pengalaman Sandi sebagai Wagun DKI, APM di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu rendah.

KLIK : Serap Aspirasi Rakyat 1000 Titik, Sandi Lintasi 107.237 Km

“Salah satu PR (pekerjaan rumah) yang paling besar ya di Jakarta, khususnya wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu itu APM-nya itu masih rendah dibandingkan dengan kota metropolis lainnya,” ujar Sandi.

Sandi juga mendengar keluhan dari para guru PAUD se-DKI. Para guru PAUD mengeluh soal kesejahteraan.

“Tadi banyak masukan juga berkaitan dengan guru PAUD, bagaimana kesejahteraan bisa kita tingkatkan. Untuk memberikan peningkatan kesejahteraan dan pemenuhan hak-hak bagi para guru-guru PAUD, dan juga beberapa rekan guru swasta yang mengingkan bahwa gap yang ada sekarang antara guru-guru swasta dan guru-guru ASN (PNS) itu bisa diperkecil ke depan,” papar Sandi.

Sandi menilai kesejahteraan guru PAUD merupakan suatu hal yang penting. Sebab, sambung Sandi, upaya mencerdaskan sebagaimana dalam UUD 1945 harus dimulai sejak usia dini.

“Dan perhatian kita agar tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa ini betul-betul kita bisa realisasikan dan wujudkan tahun 2019 di bawah kepemimpinan Prabowo-Sandi,” ujar Sandi.[REL/POB]

Pin It

Comments are closed.