
posBEKASI.com, BEKASI – Komplotan penjahat Duren Sawit, Jakarta Timur, beraksi di Bekasi dengan modus menabrakan sepeda motornya pada mobil korban kemudian dipaksa minta uang perobatan.
Salah seorang pelaku bernama Jedi ditangkap anggota Polsek Bantar Gebang saat menodong seorang korban di Jalan Raya Narogong, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi.
“Aksi pelaku selama ini meresahkan warga Kota Bekasi, dan sudah banyak menjadi korban dalam aksinya,” kata Kapolsek Bantar Gebang, Kompol Siswo, Senin 2 April 2018.
Pelaku kata Kapolsek, kerap beraksi dengan berpura-pura mencari mangsanya dengan menabrakan diri dan meminta tanggungjawab.
“Setelah itu tersangka meminta uang secara paksa kepada korbanya dengan dalih harus mengganti rugi. Korban yang ketakutan diperas tersangka hingga mengeluarkan uang ganti rugi,” terangnya.
KLIK: Truk Sampah DKI Kembali Diserang, Sopir Terluka Lapor Polsek Bantar Gebang
Jedi ditangkap ketika beraksi pada Rabu 21 Maret 2018, menabrakan diri ke mobil yang dikemudikan Kwatman saat melintas di Jalan Narogong, Kilometer 12,5.
“Pelaku sengaja menyenggolkan diri ke bagian spion mobil. Setelah itu dia terjatuh hingga ke bagian kaca. Lalu datang dua rekannya yang juga berpura-pura menolong. Setelah ditolong, dua rekanya, Y dan E meminta korban mengganti rugi karena pelaku menderita luka parah untuk biaya Rumah Sakit dan rawat jalan,” ungkap Kapolsek.
Korban bilang tidak punya uang, pelaku tak percaya langsung menggeledah dan menemukan uang sebanyak Rp700 ribu.
“Selain megambil uang korban, pelaku juga mengambil telepon genggam yang disimpan di bagian laci mobil,” ujarnya.
Korban berupaya mencari para pelaku ke arah Cikiwul dan tak jauh dari situ salah satu pelaku terlihat sedang santai di pinggir jalan.
“Korban yang sudah kesal langsung menabrak motor pelaku hingga terjatuh. Kebetulan, di sana ada anggota polisi yang sedang patroli langsung salah satu pelaku diamankan tanpa perlawanan sedangkan dua rekannya melarikan diri,” katanya.
Pada pemeriksaan, pelaku mengaku sudah 6 kali melakukan aksinya itu di kawasan Jakarta Timur dan Kota Bekasi. “Mereka komplotan dari Duren Sawit,” kata Kapolsek.[JAL/POB]

