
Putaran pertama akan dilaksanakan pada tanggal 11 April, dilanjut pada tanggal 9 Mei dan terakhir pada Juni mendatang.
Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Sosialisasi dan SDM, Nurul Sumarheni, mengatakan bahwa debat kandidat di gelar dalam rangka penajaman visi misi serta program pembangunan setiap pasanga calon, yang akan ditawarkan ke masyarakat.
“Selain itu, menawarkan visi dan misi para pasangan calon atau informasi lainnya kepada masyarakat, serta agar lebih mengenalkan dan meyakinkan para pemilih,” kata Nurul, Kamis 29 Maret 2018.
Ia berharap agar tiap pasangan calon dapat mempersiapkan dirinya untuk mengikuti Debat Kandidat yang akan di laksanakan beberapa waktu mendatang.
KPU Kota Bekasi juga telah menyiapkan materi debat terbuka yang akan menjadi pedoman dan simpul pertanyaan dari panelis kepada paslon sebagai 3 jenis.
Pertama adalah, soal pembangunan sumber daya manusia, sosial da ekonomi. Contohnya meliputi, pendidikan, kesehatan, pengangguran dan pemerataan pembangunan.
Kedua, berkaitan dengan transportasi, lingkungan hidup dan kependudukan. Contohnyaseperti, kemacetan, kebersihan, ketertiban, penanggulangan sampah, penanggulangan banjir dan pencemaran lingkungan serta masalah-masalah sosial.
Ketiga atau terakhir, bagimana menyikapi Kota Bekasi yang modern, ramah dan aksesibel. Contohnya adalah, pengembangan penggunaan teknologi, pelayanan publik, ramah anak, ramah lansia, ramah disabilitas, keamanan dan stabilitas sosial.[RL/ISH/POB]

