KBM Semakin Favorit, Warga Berbondong-Bondong Antri Rekam KBM Nur-Firdaus

Sesi foto warga kurang mampu saat perekaman KBM.[POB]

posBEKASI.COM, BEKASI  –  Warga Kota Bekasi saat ini mulai menyadari dan mengerti fungsi Kartu Bekasi Maju (KBM) semakin favorit dikalangan warga hingga berbondong-bondong dan antri perekaman KBM.

Hal tersebut terlihat saat peluncuran KBM oleh calon Walikota Bekasi DR.H.Nur Supriyanto,MM, di Sekolah Tunas Alam (Sekolah Anak Pemulung) Tempat Pembungan Akhir (TPA) Sampah, Kelurahan Sumur Batu, Bantar Gebang, pada Sabtu 24 Maret 2018.

Pasca peluncuran KBM, warga Kota Bekasi semakin tahu kelebihan dalam satu kartu KBM langsung memiliki tiga manfaat besar.

Tiga manfaat besar dalam KBM itu adalah, pertama jaminan layanan kesehatan gratis yang bisa di upgrade ke kelas 1 atau 2 dan berlaku seluruh Indonesia di 2.500 rumah sakit yang terkoneksi dengan jaringan BPJS.

“Jadi, bagi warga yang mudik ke Jawa, Sumatera, atau ke daerah mana saja selama ada RS yang bekerjasam dengan BPJS silahkan datang berobat dan gratis. Cukup tunjukan dan masukan nomor NIK KBM, pihak RS akan langsung melayani warga pemegang KBM secara gratis. Karena itu jangan lupa bawa KBM anda ke mana saja pergi,” terang Nur Supriyanto saat peluncuran KBM pekan lalu.

Warga berondong-bondong antri mengikuti perekaman KBM.{POB]

Kedua, jaminan sekolah gratis dari tingkat SD sampai SMA guna mendorong pendidikan yang berkualitas dan program 12 tahun belajar.

“Masih banyak anak-anak kita yang putus sekolah, tidak sampai menamatkan SMA. Karena itu, kepemimpinan Nur-Firdaus akan mendorong dan memfasilitas anak-anak didik hingga semua bisa menyelesaikan SMA. Untuk perguruan tinggi akan kita pikirkan. Dua ahun kepemimpinan kami nani akan kita upayakan bisa memberi beasiswa untuk tamatan SMA bisa melanjutkan ke perguruan tinggi,” jelas Nur Supriyanto yang maju dalam Pilkada Kota Bekasi 2018 ini bersama calon Wakil Walikota Bekasi DR.H.Adhy Firdaus Saady,MSc.

Untuk jaminan ketiga dalam kartu KBM, yakni jaminan bantuan sosial bagi keluarga miskin akan dibiayai Pemko Bekasi sebesar Rp800 ribu per bulan.

“Ada sekitar 110.000 warga miskin di Kota Bekasi. Saya ingin menjamin pembagiannya tepat sasaran sehingga warga kurang mampu tersebut dapat kita bantu. Ini salah satu langkah awal mengentaskan kemiskinan di Kota Bekasi bukan menggusur warga miskin,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Nur Supriyanto, juga akan mengambil langkah-langkah untuk memberikan semacam usaha agar keluarga miskin dapat mandiri. “Kami akan tidak saja akan emmbuka lapangan pekerjaan yang besar tapi juga akan memberikan modal usaha bagi keluarga tak mampu agar bisa menjadi keluarga mandiri. Dengan demikian nanti tidak lagi dibiayai oleh Pemko Bekasi,” ungkapnya.

Setiap kali sosialisasi KBM, ratusan warga kurang mampu tampak antusias dan rela antrian untuk perekaman KBM yang akan menjadi pegangan dan jaminan bila Nur-Fidaus terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota periode 2018 – 2023.

“Warga antusias untuk mendaptkan KBM, mereka rela antri dan berbondong-bondong untuk perekaman KBM. Insyallaah kami terus berusaha dan ikhtiar, bila terpilih nanti maka KBM bisa langsung digunakan oleh warga yang telah mengikuti perekaman. Dan bagi warga yang belum mengikuti perekaman akan mengikuti perekaman susulan. Kami tidak membatasinya karena sudah kami perhitungan mencapai 110.000 warga kurang mampu yang harus kita bantu dan mendapatkan KBM,” ungkap Nur Supriyanto.[RAD/POB]

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *