
Acara Tabligh Akbar BKMT mengusung tema “Peran Muslimah dalam Membangun Kejayaan Peradaban Islam” disemarakan puluhan ribu ibu-ibu berseragam serba putih itu tampak Gubernur Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasarudin Umar.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan yang akrab disapa Aher digadang-gadang akan maju ke pentas nasional mengatakan, ada agenda lain di Kabupaten Bekasi, namun ia tak bisa menahan diri untuk bertemu dengan puluhan ribu ibu-ibu anggota Majelis Taklim yang didirikan oleh Almarhumah Ustadzah Tuti Alawiyah Abdullah Syafei.

“Jika orang saleh yang menjadi pemimpin, jika orang saleh yang memegang amanah di pemerintahan. Maka kebijakan-kebijakan yang sangat baik seperti pendidikan yang merata akan semakin luas. Maka, pilihlah yang saya pilih,” tutur Aher disambut meriah puluhan ribu anggota BKMT yang mayoritas datang dari Kota Bekasi.
Senda dengan Aher, Anies Baswedan mengatakan ini pilihan umat Tabligh Akbar tersebut adalah momentum luar biasa.
“Saya sudah diundang jauh-jauh hari oleh BKMT dan saya harus bisa hadir di sini. Ibu-ibu semua adalah aset Negara. Ibu-ibu mulia akan memuliakan Negara,” ucap Anies.

Nur Supriyanto yang duduk diantara Anies Baswedan dan Aher, lantas diperkenalkan kepada peserta Tabligh Akbar oleh Ketua Ketua BKMT Bekasi Hj.Atiqah Hasan.
Demikian juga Ahmad Syaikhu diperkenalkan kepada kaum ibu-ibu. “Ibu-ibu udah tahu belum yang Asyik Asyik. Ini bu yang Asyik Asyik ada disini!,” ujar Atiqah Hasan juga disambaut meriah para peserta Tabligh.[SOF/POB]

