Bekasi Online

10 Kali Mencuri, Pelaku Curanmor Tersungkur Ditembak

Polisi tembak pelaku kejahatan.[DOK]
posBEKASI.com, BEKASI – Satu dari dua pelaku komplotan pencuri kenderaan bermotor (curanmor) tersungkur akibat ditembak polisi dibagian betis karena kabur saat hendak ditangkap.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 13 Maret 2018, pukul 22.30, saat anggota Buru Sergap (Buser) sedang patroli di Jalan Pakis RT04/06, Kelurahan Pekayon, Kota Bekasi, mencurigai dua pria sedang mendekat dan mengutak-atik sepeda motor Honda Spacy B 3088 SJW milik Ranu warga yang diparkir di depan rumahnya.

Melihat itu, petugas membuntuti kedua pelaku yang berhasil membawa kabur sepeda motor korban. Keduanya yang curiga dibuntuti kemudian berpencar ke permukiman warga.

Dimana seorang tersangka Rizal alias Eye,30 tahun, memasukkan sepeda motor hasil curian ke rumah kontrakannya, lalu berpura-pura nongkrong di depan rumah.

“Saat diinterogasi petugas yang mendatanginya pelaku tidak mengaku justru melarikan diri. Karena melarikan petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak betisnya sampai tersungkur,” kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Hersiantony, Senin 19 Maret 2018.

Sementara, seorang rekannya Unai langsung kabur dengan speda motor. “Kita sedang meburu pelaku Unai,” katnya.

Dari tersangka Eye pelaku menyita satu kunci letter T yang digunakan untuk merusak kunci sepeda motor.

Sedangkan Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari, menyatakan ketika polisi melakukan penggeledahan didapati dua kunci T berikut anak matanya yang sempat disembunyikan di dalam sepatu.

“Dari pengakuan tersangka, mereka sudah 10 kali melakukan aksi pencurian di wilayah Bekasi. Modusnya menggunakan kunci leter T dengan sasaran sepeda motor yang diparkir di halaman rumah warga,” terang Kompol Erna.

Hasil curiannya itu lanjut Kompol Erna dijual ke seorang penadah di daerah Kabupaten Karawang dengan harga tergantung jenis dan kondisi sepeda motor dari Rp2,5 juta sampai Rp3 juta.

“Pelaku disangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman penjara di atas lima tahun,” katanya.[ISH/POB]

BEKASI TOP