Bekasi Online

Duh, Pesta Demokrasi Kota Bekasi “Dikotori” ASN?

Kantor Pemko Bekasi.[RAD]
posBEKASI.com, BEKASI – Perhelatan pesta demokarsi Kota Bekasi “dikotori” Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpihak pada salahsatu pasangan calon (paslon) Walikota Bekasi yang bertarung di Pilkada Kota Bekasi 2018 ini.

Pasalnya, masih banyak ASN yang diduga memihak pada satu paslon membuat Rizal Tanjung, salah seorang anggota Tim Advokasi paslon Nur Supriyanto-Adhy Firdaus, angkat bicara.

Dari data-data yang dimiliki Rizal, berupa tangkapan layar telepon genggam yang memperlihatkan foto profil Whatapps sejumlah pejabat Pemko Bekasi dari lurah hingga camat yang memakai gambar yang sama berupa, “Gambar itu berupa grafis yang memuat angka 1 dan tulisan, kan langkah bangun dengan hati, Kota ku kota kita”.

“Saya sangat menyayangkan hal ini karena sejak jauh hari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah mewanti-wanti agar ASN tidak terlibat politik praktis dan bersikap netral dalam Pilkada,” kata Rizal kepada wartawan Kamis 1 Maret 2018.

“Jangankan mendukung, foto bareng calon saja tidak boleh,” tambahnya.

ASN kata Rizal, harus netral dalam pelaksanaan Pilkada sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010.

“Sayangnya, masih banyak ASN disinyalir tidak netral di Kota Bekasi ini,” ucapnya.

Keberpihakan ASN ini diminta Rizal agar Panwaslu bersikap tegas dan adil menegakan aturan main Pilkada agar seluruh tahapan berlangsung aman dan damai.

“Kita tunggu sikap dan tindakan Panwas Kota Bekasi untuk menelusuri hal ini. Karena kalau dibiarkan akan merusak netralitas ASN sebagai pamong rakyat,” ujarnya.[ZAI/POB1]

BEKASI TOP