
689 siswa dari 8 jurusan itu akan melakukan magang atau praktek kerja industri (prakerin) yang ditempatkan di wilayah Bandung, Karawang, Jambi, Kalimantan dan Garut sendiri.
Ketua Komite SMKN 2 Garut, Ade Koswara mengamanatkan agar siswa prakerin membawa nama baik sekolah. Ia juga berharap siswa berdisiplin tinggi selama pelaksanaan prakerin.
Sementara itu, dalam sambutan pelepasannya, Kepala SMKN 2 Garut, Drs. Nanan Widjana, MM., mengatakan prakerin adalah upaya adaptasi siswa manakala ke depan terjun di dunia kerja. Selama 3 bulan mereka diwajibkan mengikuti aturan perusahaan yang jadi objek prakerin.
Sesuai dengan tujuannya, prakerin sebagai wahana menambah ilmu pengetahuan dan mengaplikasikan teori-teori yang selama di sekolah dapatkan. Prakerin juga bisa dijadikan ajang beradaptasi di lingkungan perusahaan.
“Aturan main di perusahaan masing-masing hendaknya diikuti penuh, agar diperoleh pegalaman”, pungkasnya.[REL/POSB4]

