Bekasi Online

Polsek Setu Kawal Reses Anggota DPRD, Warga Dijanjikan Rambu Lalin, TPU dan Honor Marbot

Polsek Setu beri pengamanan pada resere anggoat DPRD Kabupaten Bekasi di Perum GSP, Sabtu 3 Februari 2018 malam.[IST]
POSBEKASI.COM, SETU – Delapan personel Polsek Setu, Polrestro Bekasi, beri pengamanan reses anggota DPRD Kabupaten Bekasi di di Perumahan Griya Setu Permai (GSP), Jalan Dahlia Tengah, Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Sabtu 3 Februari 2018 malam.

Pengamanan langsung di pimpin Kapolsub Sektor BTR Aiptu H Sutarjo guna tertibnya acara yang dihadiri sekitar 100 warga menyampakan berbagai permintaan dan juga tuntutan pembangunan fasilitas umum yang diperuntukan bagi warga sekitar.

Salah satu pertanyaan yang diajukan kepada anggota Fraksi PAN DRPD Kabupaten Bekasi dari Dapil I, Nurdin Muhidin, oleh warga, Subandi, mengenai proses pembuatan e-KTP yang sampai saat ini tidak kunjung selesai.

“Memang masalah KTP belum bisa terbit dikarenakan blangko KTP tidak ada,” tangkas Nurdin dengan jawaban klasik yang telah diketauhi umum.

Subandi juga menyampaikan agar DPRD memperjuangkan hak-hak upah para buruh, Nurdin langsung menangkisnya, “Masalah buruh memang masalah Nasional InsyaAllah saya perjuangkan secara istikomah, dikarenakan saya basicnya dari buruh. Nanti kita panggil kepala dinasnya,” janjinya.

Sementara, warga lainnya, Riski, mengeluhkan warga GSP hingga kini belum mempunyai lahan TPU (tempat pemakaman umum).

Nurdin langsung menjawab, “Ada 19 titik TPU di wilayah Setu, mana yang dikelola Pemda nanti akan saya atensikan ke dinas terkait,” ujarnya.

Sementara, Raji mempertanyakan masalah rambu-rambu lalulintas yang jauh dari memadai di antaranya di depan sekolah-sekolah jalan umum yang dapat mengancam keselamatan jiwa anak-anak. “Nanti akan saya bahas dengan Dishub,” jawab Nurdin.

Begitu juga masalah banjir yang disampaikan Sugianto, yang sudah 7 tahun tinggal di Perumahan MMR sampai kini tidak bisa diatas oleh Pemkab hingga warga selalu merasakan banjir saat musim penghujan.

“Ini juga nanti akan kita ajukan kepada dinas terkait dan kalau bisa warga membuat surat pengajuan ke dinas terkait sebelum serahterima perumahan tersebut dilakukan,” jawabnya.

Yang menarik, warga Desa Cijengkol, Majuman meminta DPRD memperjuangkan honor marbot dan Imam Masjid.

Hal itupun dijawab Nurdin dengan kata nanti diajukan, “Nanti saya akan ajukan ke Bapeda untuk direalisasikan honor marbot dan Imam Masjid,” ucapnya lagi.

Sejak awal sampai seluruh rangkaian acara selesai semua berlangsung aman dan tertib. “Acara reses itu berlangsung kondusif,” kata Kapolsek Setu AKP Wahid Key, melalui Kasi Humas Aiptu Parjiman kepada posbekasi.com, Ahad 4 Februri 2018.[POSB7]

BEKASI TOP