Bekasi Online

Kasus Kejahatan Meningkat, Kombes Indarto: “Kalau Menurun Petugas Tidur”

Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto didampingi Wakapolrestro Bekasi Kota AKBP Wijonarko dan Kasubbag Humas Kompol Erna Ruswing, pada jumpa pers akhir tahun di Aula Polrestro Bekasi Kota, Sabtu 30 Desember 2017.[ISH]
POSBEKASI.COM, BEKASI – Sepanjang tahun 2017, secara umum kriminalitas di wilayah hukum Polres Metro Bekasi meningkat dibandingkan tahun 2016. Peningkatkan kriminalitas mulai penyalahgunaan narkotika, pencurian dengan kekerasan, pencurian kenderaan bermotor, maupun tindak kejahatan lain termasuk kecelakaan lalulintas.

“Kurun waktu Januari-Desember 2016 tercatat ada 321 kasus penyalahgunaan narkotika, eriode yang tahun 2017 jumlahnya meningkat menjadi 337 kasus,: kata Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto pada jumpa pers akhir tahun di Aula Polrestro Bekasi Kota, Sabtu 30 Desember 2017.

Dihadiri Wakapolrestro Bekasi Kota AKBP Wijonarko, Kasubbag Humas Kompol Erna Ruswing serta para Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kasat Tahti, Wakasat Sabhara, Wakasat Resnarkoba, dan para Kasi Humas Polsek jajaran Polrestro Bekasi Kora, Kombes Indarto menyatakan peningkatan jumlah kasus narkotika menunjukkan peningkatan kinerja positif Satuan Narkoba Polrestro Bekasi.

“Kalau kasusnya menurun justru petugasnya tidur (tidak bekerja),” terangnya.

Dari total 321 kasus narkotika tahun 2016, sebanyak 382 kasus telah diselesaikan termasuk tunggakan kasus pada periode 2015 sebanyak 61 laporan kasus.

“Sedangkan penyelesaian kasus pada periode 2017 mencapai 300 kasus dari total 337 laporan. Sisanya akan kita tangani pada 2018,” ungkapnya.

Untuk indikator berdasarkan crime clock lanjut Kombes Indarto, kasus narkotika terjadi setiap 25 jam sekali. “Indikator crime clock yang kami hitung secara rata-rata kejadian setiap kasus narkoba trejadi setiap 25 jam,” ujarnya.

Sedangkan pemusnahan barang bukti yang telah dilakukan bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi sepanjang 2017 mencapai 74,9 kg ganja kering, sabu-sabu seberat 409,7 gram dan 157 butir ekstasi.

Sepanjang tahun 2017, kejahatan kriminalitas umum untuk crime total (CT) sebanyak 716, crime cleareance (CC) sebanyak 927, dan crime clock 12,23.

Untuk kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2017 terjadi 418 kejadian kecelakaan. Sedangkan optimalisasi peran Bhabinkamtibmas program door to door system (DDS) dengan jumlah Bhabinkamtibmas 61 personil melakukan sambaing 116.396 kali, dan problem solving sebanyak 2.618 kali.

“Kedepan kita akan menggalakkan operasi miras serta mengoptimalkan patroli dan cipta kondisi Dalam hal miras kita akan berlakukan zero toleransi, baik bagi penjual maupun pengguna miras tersebut,” kata Kombes Indarto.[ISH]

BEKASI TOP