
Pantauan Posbekasi.com, di lokasi pembangunan proyek tersebut tidak ditemukan adanya plank nama dan kegiatan proyek serta nilai atau besaran anggaran pembangunan tersebut.
Seorang pekerja proyek yang ditemui di lapangan menyebutkan, tidak tahu menahu tentang plank proyek tersebut. “Setahu saya pengawas di lapangan ini Pak Suroto dan pemilik proyek Haji Tono, cuma itu saja,” kata pekerja yang baru memulai aktifitasnya sebagai buruh proyek tersebut kepada Posbekasi.com, Rabu 18 Oktober 2017.
Ketika ditanya tentang berapa lama lagi pekerjaan saluran ini, pekerja yang tidak ingin dsebutkan namanya itu mengatakan sekitar dua bulan lagi. “Sekarang baru ini saja yang selesai hampir dua bulan, prakiraan dua bulan lagi baru selesai sampai depan Ginat Express,” katanya.
Dia juga menyatakan, Suroto yang jarang datang dan tidak tentu waktu kapan datangnya melihat proyek tersebut tidak begitu mengenalnya. “Saya kurang kenal, cuma namanya Pak Suroto yang pengawas disini jarang datang,” terangnya.[HSB]

