Bekasi Online

DPRD Jabar Lindungi Kepsek Yang Buka Nama Pejabat Pendesak Tambah Rombel

Nur Supriyanto.[IST]
POSBEKASI.COM, BEKASI – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Nur Supriyanto, meminta Kepala Sekolah (Kepsek) yang menambah rombongan belajar (rombel) atas desakan atau “paksaan” pejabat tertentu harus berani membuka nama pejabat tersebut ke publik.

“Jika Kepsek yang mengajukan tambahan rombel karena desakan pejabat tertentu untuk memasukan dan memaksanya, maka Kepsek tersebut harus membuka ke publik siapa saja oknum pejabat tersebut,” kata Nur Supriyanto dalam siaran persnya yang diterima posbekasi.com, Rabu 9 Agustus 2017.

Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jabar itu, Kepsek yang membuka nama pejabat tertentu tersebut wajib mendapat perlindungan. “Ya, kita akan usulkan Kepsek tersebut akan mendapat perlindungan dari konsekwensinya membuka nama pejabat yang mendesak ditambahnya rombel,” ucap Nur Suproyanto.

Nur Supriyanto yang akrab disapa NSP menyayangkan penambahan rombel di SMA Negeri 10 Kota Bekasi berbuntut dengan terlantarnya 72 pelajar karena tidak adanya daya tampung dari sekolah tersebut.

Bila tidak lanjut NSP, Kepsek yang memberikan tambahan rombel di luar kapasitas harus bertangung jawab.

“Tambahan rombel dua kelas di luar kapasitas harus di pertanggung jawabkan oleh Kepsek yang membuka tambahan rombel. “Tidak cukup hanya dengan rotasi Kepsek, jika ternyata ada faktor kesengajaan melakukan penambahan rombel, Disdik Jabar harus memberikan tindakan tegas kepada Kepsek tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, Staf Bidang Kesiswaan SMAN 10 Kota Bekasi Eko Ariyanto, kepada wartawan mengatakan penambahan rombel tersebut merupakan permintaan Pemerintah Kota Bekasi untuk siswa SMA/SMK Negeri.

Dimana Pemko Bekasi mengajukan penambahan rombel dari 36 siswa menjadi 40 siswa ke Kemendikbud pascapengambilalihan wewenang operasional SMA/SMK negeri oleh Provinsi Jawa Barat per 1 Januari 2017.

“Yah, imbasnya para siswa tidak lagi terdaftar menjadi peserta didik sekolah,” kata anggota staf Bidang Kesiswaan SMAN 10 Kota Bekasi Eko Ariyanto di Bekasi, Selasa 9 Agustus 2017.[HSB]

BEKASI TOP