Bekasi Online

Pria yang Mondar Mandir di Depan Pos Pam Terminal Cikarang Mengaku Sopir

Pria yang diamankan membawa senjata dan ratusan butir amunisi.[IST]
POS BEKASI.COM, JAKARTA – WAS pria yang ditangkap di Terminal Cikarang, kedapatan membawa senjata air softgun, HT, dan ratusan peluru mengaku sebagai sopir untuk mengantarkan senjata yang dibeli di Depok.

WAS yang ditangkap karena gerak-geriknya mencurigakan dan mondar-mandir di depan Pos Pam Ramadniya Terminal Cikarang itu diamankan Brimob Den D Cikarang pada Sabtu 1 Juli 2017 dinihari.

Kepala Biro Penerangan Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Rikwanto, mengatakan WAS warga Dusun 2 Terbanggi Rahayu, Bandar Mataram, Lampung Tengah, mengaku senjata softgun tersebut dipinjamkan dari anak bosnya yang bernama Randy sejak sebulan yang lalu.

“Senjata itu diduga dibeli di Depok. WAS tidak mengetahui nama penjual senjata tersebut, tapi ia mengaku membawa air softgun itu lantaran yang bersangkutan adalah sopir dari orangtua Randy pemilik senjata tersebut,” kata Brigjen Rikwanto, kemaren.

Dari pemeriksaan sementara lanjut Rikwanto, senjata air softgun jenis revolver berikut enam butir peluru, satu unit HT dengan Merk Weir Weir, 228 butir peluru air softgun (gotri), kartu Perbakin (Basis Shooting Club) atas nama Saefudin serta kartu anggota Pokdar Kamtibmas Polsek Cikarang Barat atas nama yang bersangkutan.

“Pengakuannya, WAS sering disuruh mengantar saat pengambilan uang sehingga senjata tersebut sebagai pegangan yang bersangkutan. Untuk sementara belum teridentifikasi yang bersangkutan jaringan teroris,” terangnya.[ISH]

BEKASI TOP