Bekasi Online

1000 Tanda Tangan Tolak Pembangunan Gedung Yayasan Bina Manggala Cemerlang

Gerbang Yayasan Bina Manggala Cemerlang dipasangi spanduk oleh FKMM, Ahad 4 Juni 2017.[SOF]
POSBEKASI.COM, SETU – 1000 tandatangan tolak pembangunan Yayasan Bina Manggala Cemerlang yang berdiri di lahan bekas penetasan (kandang) ayam di Kampung Ciledug Tegal, RT01/01, Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Senin 5 Juni 2017 akan disampaikan langsung Kantor Kesbangpol Pemda Kabupaten Bekasi.

Sebelumnya, warga setempat menolak undangan Yayasan Bina Manggala Cemerlang tersebut untuk buka puasa bersama dan pasar murah yang diselenggarakan pada 1 Juni 2017 lalu.

Rencananya 1000 tandatangan penolakan pembangunan Yayasan Bina Manggala Cemerlang tersebut akan disampaikan puluhan warga Desa Ciledug yang tergabung dalam FKMMC (Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Ciledug) akan berangkat dan berkumpul di Masjid Pemda Bekasi sebelum bersama-sama menyerahkan 1000 tanda tangan.

“Informasi yang kami terima sejumlah warga akan mendatangi Pemkab Bekasi guna menyampaikan 1000 tanda tangan penolakan pembangunan gedung Yayasan Bina Manggala Cemerlang,” kata Kapolsek Setu AKP Agus Rohmat,SH, kepada posbekasi.com, Ahad 4 Juni 2017.

Menurutnya, keberangkatan warga tersebut akan dikawal anggota Polsek Setu guna menjaga ketertiban selama dalam perjalanan.

“Rencananya mereka berangkat besok pukul 07:00 sekitar 10 orang menggunakan tiga kenderaan roda empat dan berkumpul di Masjid Pemda Bekasi sebelum menyampaikan 1000 tanda tangan penolakan pembangunan itu,” terangnya.

Kapolsek mengungkapkan, rombongan FKMMC yang akan menyampaikan 1000 tanda tangan tersebut dipimpin Ustadz Enjang sebagai penanggung jawab rombongan.

FKMMC yang juga didampingi dari FMB dan FUKIS menolak pembangunan gedung itu telah diberi tanda atau spanduk di gerbang yayasan tersebut untuk tidak melakukan aktifitas dan pegrusakan sampai selesainya tuntutan tersebut.

“Kita imbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan main hukum sendiri dan bila ada keberatan atas pembangunan tersebut kita minta diselesaikan dengan musyawarah atau jalur hukum hingga tidak terjadi tindakan yang mengarah anarkis,” kata Kapolsek.[SOF]

BEKASI TOP