Bekasi Online

Sehari 3 – 5 Anak Alami Kekerasan di Kabupaten Bekasi

Ilustrasi
Ilustrasi

POSBEKASI.COM, CIKARANG – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi, Muhammad Rozak, mengungkapkan dalam sehari tiga atau lima anak dibawah umur mengalami kekerasan.

“Dari data laporan yang masuk dalam sehari bisa tiga atau lima kali kasus kekerasan menimpa anak di bawah umur 15 tahun,” kata Muhammad Rozak, kemaren.

Laporan yang diterima KPAD lanjut Rozak, biasanya masyarakat mengadu melalui telepon seluler. Hal ini sangat disayangkan tidak adanya laporan resmi ke KPAD oleh warga.

“Pada umumnya mereka melaporkan lewat telepon, tidak mau melaporkan secara resmi, ini karena kurangnya kesadaran masyarakat tentang penegakan hukum yang dialami anak-anak,” katanya.

ROzak mengtaakan, pihaknya kan langsung bergerak melakukan pendampingan dan menyediakan advokasi (pengacara) bila ada laporan resmi dari warga agar tindak kejahatan terhadap anak dapat ditekan semenimal mungkin.

“Untuk membelas korban dan bisa mengungkap kejahatan dengan kekerasan yang dialami anak-anak maupun perempuan dibawah umur bila kita mendapatkan laporan resmi. Dimana terkahir laporan anak sekolah SMP hamil. Informasi yang kami terima itu dilakukan oleh teman dekatnya,” terangnya.

Sedangkan laporan resmi yang tercatat tambah Rozak, ada 17 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan dan hingga saat ini, belum ada pelaku menerima ganjarannya. “Bahkan belum ada kasus yang disidangkan dengan berbagai alasan baik dari kepolisian maupun pengadilan,” ujarnya.

Namun demikian KPAD tetap mendorong agar segera naik ke tahap selanjutnya. “Kasihan korbannya, ini berhubungan dengan masa depan mereka. Harus diselesaikan karena banyak kasus yang menimpa anak di bawah umur bahkan perempuan, seperti kekerasan seksual yang menimpa anak seorang nelayan berusia 16 tahun di Kecamatan Muaragembong,” ucapnya.[MET]

4.

BEKASI TOP