Bekasi Online

PCB Nilai Nasib Buruk Guru Honor Tak Jadi Perhatian Pemkab Bekasi

Ketua PBC Neng Ulfa dan Jubir PBC Rizki Irwansyah.[IST]
Ketua PBC Neng Ulfa dan Jubir PBC Rizki Irwansyah.[IST]
CIKARANG (Pos Bekasi) – Ketua Umum Pemuda Cikarang Berdikari (PCB), Neng Ulfah, menyoroti buruknya perhatian Pemerintah Kabupaten Bekasi terhadap pembayaran Jasa Tenaga Kerja (Jastek) guru honorer.

Terlebih menjelang Hari Pendidikan Nasional (Harkdiknas) sejumlah guru honorer di Kabupaten Bekasi mengalami nasib buruk akibat keterlambatan Jastek yang sejak Januari-April 2017 belum dibyarkan Pemkab Bekasi.

Dikatakannya, ribuan nasib guru honor yang tidak dapat haknya itu menandakan Dinas Pendidikan teledor dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Ribuan guru honorer diberbagai tingkatan mulai dari SD, SMP, SMA/SMK, tidak mendapatkan haknya akibat dari keteledoran Dinas Pendidikan Pemkab Bekasi,” kata Ulfah pada diskusi bersama di Cikarang Kota, Jumat 28 April 2017.

Lebih lanjut Ulfah mengatakan, Hardiknas yang dalam hitungan hari jangan sampai tercoreng karena Pemkab Bekasi mengabaikan peran guru sebagai pahlawan di dunia pendidikan.

“Jangan sampai perhatian serius Pemkab Bekasi mengabaikan peran pendidik. Apalagi menjelang Hardiknas yang dimana seharusnya Pemkab Bekasi melakukan perayaan atas peningkatan kualitas pendidikan. Ini kok malah Dinas Pendidikan seolah-olah membunuh dunia pendidikan,” ucapnya.

Sementara, Sekjend Pemuda Cikarang Berdikari, Aang Jamasari, mendesak seluruh pihak terkait secepatnya menyelesaikan persoalan yang dialami guru.

“Ini menyangkut kualitas dan mutu pendidikan, kami mendesak agar Pemkab Bekasi segera menyelsaikan masalah mekanisme pencairan Jastek,” ujarnya.[MET]

4.

BEKASI TOP