Bekasi Online

FPGHI Curiga Ada Gratifikasi 400 Warga Jadi TKK

Ilustrasi
Ilustrasi

BEKASI (Pos Bekasi) – Ketua Front Pembela Guru Honorer Indonesia (FPGHI) Kota Bekasi, Firmansyah, merasa aneh pengangkatan profesi sebagai tenaga kerja kontrak (TKK) yang baru lulus sekolah tidak memiliki kualifikasi serta kompetensi dan pengalaman di angkat jadi TKK. Sementara TKK yang sudah berpengalaman malah dilupakan.

“Ada sekitar 400 warga sipil yang diduga menyerobot antrean pengangkatan guru honorer menjadi TKK. Warga sipil itu rata-rata bekerja di luar daerah, pekerja Perseroan Terbuka (PT) dan lainnya. Mereka sepertinya ada uang untuk dijadikan gratifikasi kepada oknum untuk dapat profesi TKK,” kata Firmansyah, Rabu 26 April 2017.

Sementara kata Firmansyah, 2.565 guru yang tergabung dalam FPGHI Kota Bekasi yang sudah mengabdi selama bertahun-tahun belum mengantongi Surat Keputusan (SK) pengangkatan menjadi TKK.

“Dari 2.565 yang ada saat ini di luar 200 orang anggota FPGHI yang dinyatakan tidak lulus verifikasi TKK. Sejak 2.565 yang lulus verifikasi pengangkatan menjadi TKK pada Februari 2017 sampai hari ini hanya mengantongi legalitas pengangkatan berupa Surat Perintah Guru Tenaga Pendidik dan Kependidikan (SPGTK) dan belum mendapat SK Dinas Pendidikan pengangkatan TKK,” terangnya.[ISH]

4.

BEKASI TOP